EmitenNews.com - Manajemen Cakra Buana Resources Energi (CBRE) menjadi pemegang saham di atas 5 persen Guna Timur Raya (TRUK). Sebelumnya, entitas afiliasi CBRE yaitu PT Catur Dharma Anugerah Surya telah lebih dahulu masuk sebagai pemegang saham TRUK melalui transaksi pada 14 November 2025. 

Catur Dharma mengakuisisi 87 juta saham atau setara 20 persen dengan harga Rp100 per lembar, sehingga total nilai transaksi mencapai sekitar Rp8,7 miliar. Dengan masuknya Catur Dharma tersebut, perusahaan langsung menjadi salah satu pemegang saham utama TRUK sejak akhir 2025.

Suminto Husin Giman, Direktur Utama Cakra Buana, bersama Suganto Gunawan juga menjabat sebagai Komisaris CBRE,  tercatat melakukan pembelian saham dengan jumlah, dan persentase kepemilikan sama, yaitu 5 persen. Selain itu, Suwito, komisaris CBRE serta menjabat sebagai Direktur Utama Red Planet Indonesia (PSKT), dan Founder Republik Capital Indonesia, turut mengakuisisi 21.750.000 saham atau setara dengan 5 persen kepemilikan TRUK

Seluruh transaksi terbaru dilakukan pada 7 april 2026, dengan  harga Rp198 per saham dengan tujuan investasi, mencerminkan langkah strategis para investor dalam melihat peluang pertumbuhan sektor transportasi dan logistik. Masuknya para investor tersebut terjadi seiring aksi divestasi dilakukan pemegang saham sebelumnya, PT Guna Makmur Raya, menurunkan kepemilikan dari 40,17 persen menjadi 25,2 persen.

Dengan kombinasi kepemilikan melalui Catur Dharma 20 persen, dan akumulasi dari jajaran manajemen 15 persen, total kepemilikan terafiliasi dengan CBRE di TRUK kini mencapai 35 persen. Menyusul transaksi itu, tidak mengubah jumlah free float, dan struktur pengendali, namun kepemilikan baru mencerminkan peningkatan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis TRUK, khususnya di tengah pertumbuhan sektor logistik nasional terus berkembang.

Dengan latar para investor memiliki pengalaman kuat sektor energi, logistik, dan investasi, perseroan melihat adanya potensi sinergi strategis dapat mendorong ekspansi usaha, dan peningkatan kinerja operasional ke depan. Dengan transaksi itu, saham TRUK tercatat mengalami apresiasi signifikan. Pada perdagangan hari ini, Rabu (8/4/26) saham TRUK ditutup menguat 24,79 persen ke level Rp292. 

Lonjakan harga itu, mencerminkan respons positif pelaku pasar terhadap masuknya investor strategis terafiliasi dengan CBRE, sekaligus memperkuat sentimen terhadap prospek pertumbuhan perseroan ke depan. (*)