Meta Epsi (MTPS) Jual Aset untuk Bayar Utang Rp30,6M ke CCB Indonesia
:
0
PT Meta Epsi Tbk (MTPS)
EmitenNews.com - PT Meta Epsi Tbk (MTPS) menjual aset berupa tanah dan bangunan pada Februari 2026 lalu kepada PT Ketrosden Triamitra Tbk (KETR). Transaksi penjualan aset senilai Rp92,5 miliar itu dinyatakan sebagai upaya untuk menjaga kelangsungan usaha (going concern).
Kahar Anwar, Direktur Utama MTPS, menuturkan, penjualan tersebut menjadi langkah optimalisasi struktur keuangan emiten yang bergerak di bidang jasa konstruksi, rekayasa, dan pengadaan (Engineering, Procurement, and Construction - EPC) tersebut.
Kahar, menjawab permintaan tanggapan atas pertanyaan Bursa Efek Indonesia, Rabu (8/4/2026) menjelaskan, dana dari penjualan aset tersebut digunakan untuk melunasi liabilitas keuangan Perseroan dan tambahan modal kerja berupa penempatan deposito jaminan, pengadaan material, dan pengadaan jasa.
Ia menjelaskan, sebesar Rp30,64 miliar dari dana penjualan aset dialokasikan untuk bayar utang ke PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) atau Bank CCB Indonesia.
Lebih lanjut, Kanhar menyatakan, penjualan aset itu mendorong efisiensi dalam perusahaan. Seluruh beban overhead (utilitas, pemeliharaan, dan pajak bumi dan bangunan) beralih kepada pembeli.
Kahar menegaskan bahwa Perseroan dan pembeli tidak memiliki hubungan afiliasi sehingga transaksi tersebur murni bersifat komersial. "PT KETR merupakan penyewa pada bangunan yang menjadi objek transaksi tersebut," jelasnya.
Sebagai informasi, total nilai transaksi penjualan aset itu adalah Rp92,5 miliar. Pembayaran akan dilaksanakan dalam beberapa tahap. Pelunasan penuh akan dilakukan setelah rencana transaksi disetujui pemegang saham MTPS dalam RUPS Luar Biasa yang akan digelar kembali pada 29 April 2026.
Related News
BMRI Salurkan KUR Rp21,41T, Sasar 162 Ribu UMKM Semester I 2026
Laba Bank Bjb (BJBR) Naik 58,8 Persen, Aset Tembus Rp228,2T di Q2-2026
EMMI Catat Rugi Susut, Namun Beban Masih Tinggi Saham Terus Merosot
Emiten Unggas (WMUU) Pangkas Rugi 71 Persen, Beban Masih Membengkak
Penjualan Tertekan, Laba Emiten Paulus Tumewu (RALS) Turun 11 Persen
Laba MLPT Tembus Rp137,65 Miliar, Melejit 31,65 Persen Semester I 2026





