Melesat Dua Digit! ERAA Raup Penjualan Rp76,6T di 2025, Laba Rp1,19T
:
0
Gerai smartphone milik emiten ERAA. Foto: ERAA.
EmitenNews.com - Laju bisnis ritel perangkat digital milik PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) asuhan Sugianto Kusuma (Aguan) di sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan yang kompak merata dari pendapatan hingga profit alias laba.
Berdasarkan laporan keuangan ERAA per 31 Desember 2025 yang telah diaudit, penjualan ERAA tercatat Rp76,60 triliun atau meningkat 17,36 persen secara year on year (yoy) dari Rp65,27 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan itu, laba bruto ikut terangkat 14,86 persen yoy menjadi Rp8,35 triliun dari Rp7,27 triliun.
Di level operasional, laba usaha terkerek 14,08 persen yoy menjadi Rp2,43 triliun dari Rp2,13 triliun. Sementara laba sebelum pajak (EBITDA) meningkat lebih tinggi yakni, 22,52 persen yoy menjadi Rp1,85 triliun dari Rp1,51 triliun.
Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (net profit) mengekor naik 15,53 persen yoy menjadi Rp1,19 triliun dari Rp1,03 triliun. Laba per saham dasar dan dilusian juga meningkat menjadi Rp75,68 dari Rp65,42.
Total neraca aset emiten grup Aguan itu melonjak 32,52 persen yoy menjadi Rp28,85 triliun dari Rp21,77 triliun. Liabilitas meningkat 46,86 persen yoy menjadi Rp18,67 triliun dari Rp12,71 triliun. Sejalan dengan ekuitas yang tumbuh 12,38 persen yoy menjadi Rp10,17 triliun dari Rp9,05 triliun.
Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Senin (30/3) saham ERAA tercatat menguat 2,15 persen naik 8 poin di level/posisi Rp380.
Related News
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen
Jadi Top Losers, Saham Grup Prajogo dan Emiten Big Caps Kompak Ambruk
JAST Dukung Penguatan Layanan 112, Kunci Kolaborasi Indonesia-Korsel
Indeks LQ45 Terperosok, Efek Rebalancing MSCI?





