Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
:
0
Potret Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto pada Selasa (30/6/2026). Foto: Mirae.
EmitenNews.com - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyebut adanya situasi review peringkat S&P dan status kejelasan MSCI menjadi dua overhang terbesar yang menggantung IHSG di semester II-2026 ke depan.
Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto mengatakan sebagian besar sentimen negatif enam bulan terakhir sudah masuk dalam harga atau "priced in". Mulai dari suku bunga, perang atau geopolitik yang sedikit mereda, potensi perlambatan ekonomi, hingga koreksi laba emiten.
"Yang belum benar-benar priced in itu kalau ratingnya di-downgrade, bukan outlooknya. Itu mungkin salah satu risiko yang cukup besar," ujar Rully dalam Media Day Mirae Asset bertajuk "Fear vs Fundamentals: Where Is Indonesia Really Headed?", di Jakarta pada Selasa (30/6/2026).
S&P dijadwalkan melakukan review pada Juli 2026. Saat ini statusnya masih "outlook". Menurut Rully, jika status dipertahankan maka menjadi sentimen positif.
Namun, jika benar-benar turun peringkat, dampaknya akan signifikan, khususnya ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan nilai tukar rupiah yang masih di level 17.800-17.900.
Adapun, hasil pemeringkatan (rating review) Sovereign Credit Rating Indonesia oleh S&P Global Ratings dijadwalkan akan dirilis pada akhir Juli 2026. Berdasarkan tren historis, pengumuman keputusan pemeringkatan biasanya dikeluarkan sekitar minggu terakhir bulan Juli, khususnya di tanggal 29-30 Juli.
Selain S&P, perhatian pasar juga tertuju ke MSCI. Rully menyebut kekhawatiran downgrade ke status Frontier Market belum hilang.
"Tadinya kita berharap sudah fix, kita tidak akan masuk Frontier. Tapi ternyata kata-kata Frontier itu sendiri masih tidak hilang," katanya.
Ia menilai tugas utama direksi Bursa Efek Indonesia yang baru adalah memastikan Indonesia tidak turun kasta ke Frontier.
"Kita harapkan Dirut Baru BEI Pak Jeffrey bisa memastikan bahwa kita tidak akan turun ke Frontier," ujar Rully.
Related News
Regulator-Pelaku Industri Bersinergi, Soroti Tata Kelola Aset Kripto
Rebalancing FTSE Russel 2 BUMN dan 1 Anak Terdepak, Cek Kinerjanya
Hasil Rebalancing FTSE, Emiten RI Terdepak dari 3 Kategori Indeks
Penguatan Berlanjut! IHSG ke 6.525, BUMI Teraktif Segala-Galanya
Tak Ada Saham ARA & ARB, IHSG Sesi I (21/8) Lanjut Menguat 0,52 Persen
IHSG Dibuka Menguat di Atas Level 6.500 Jelang Review FTSE Russel





