EmitenNews.com - FTSE Russell menyampaikan hasil FTSE Global Equity Index Series Semi-Annual Review Agustus–September 2026, Jumat (21/8/2026) petang. Sebanyak 29 saham Indonesia dikeluarkan dan 10 saham diturunkan kastanya dalam index review Agustus–September 2026 kali ini.

Rebalancing efektif dilakukan pada penutupan Jumat, 18 September 2026 dan efektif berlaku pada pembukaan Senin, 21 September 2026.

Dari 29 saham yang dikeluarkan terdapat terdapat dua emiten yang merupakan BUMN yakni PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP), dan  satu emiten yang merupakan Anak Perusahaan BUMN yaitu PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) — Anak Usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk / BBRI. Ketiganya terdepak dari 28 emiten yang dikeluarkan dari indeks FTSE Micro Cap.

Kinerja BUMN dan anak BUMN yang dikeluarkan memiliki kinerja di Semester I 2026 beragam. Berikut rangkuman Emitennews.com, Jumat (21/8/2026).

1. PT PP (Persero) Tbk (PTPP)

Laba bersih PTPP sepanjang Semester I 2026 mencapai Rp193,46 miliar melonjak signifikan sebesar 196,5% dibandingkan Semester I 2025 yang sebesar Rp65,24 miliar.

Sedangkan pendapatan usaha mencapai Rp5,95 triliun atau terkoreksi -1,2% YoY dari Rp 6,71 Triliun di Semester I 2025.

PTPP mencatatkan pertumbuhan laba kuartalan yang paling solid di antara BUMN Karya lainnya berkat pemangkasan beban pokok pendapatan (efisiensi beban proyek) serta pemilihan proyek baru yang mengutamakan arus kas sehat (cash flow).

2. PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI)

ADHI sukses memetik laba bersih Rp 13,8 miliar – Rp15,2 miliar. Laba tersebut relatif stabil  atau tumbuh terbatas dibandingkan Semester I 2025
.
Sedangkan pendapatan usaha sebesar Rp5,7 triliun di Semester I 2026 atau mengalami koreksi tipis dibandingkan periode yang sama tahun laluakibat efisiensi pemilihan proyek infrastruktur pemerintah.