EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (21/8/2026). Penguatan terjadi di tengah sentimen global yang mixed jelang pengumuman hasil review FTSE Russell pada Jumat (21/8).

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.01 WIB, IHSG naik 18,025 poin atau 0,28% ke level 6.519,610. Indeks dibuka di level 6.524,075.

Sepanjang sesi awal, IHSG bergerak di rentang 6.514,796 hingga 6.531,486. 

Volume transaksi tercatat 1,318 miliar saham dengan nilai turnover Rp610,663 miliar. Sebanyak 280 saham menguat, 150 saham melemah, dan 232 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp11.471,434 triliun.

Sentimen Global Tekan, IHSG Jaga Momentum

Penguatan IHSG pagi ini terjadi di tengah tekanan dari bursa global. Wall Street ditutup melemah pada Kamis (20/8/2026) karena yield Treasury AS kembali naik. S&P 500 turun 0,9%, Nasdaq melemah 1,0%, dan Dow Jones terkoreksi 1,3%.

"Sentimen pasar cenderung negatif karena kenaikan kembali yield Treasury memperbesar tekanan terhadap valuasi saham," tulis Luza Camelia Suryanata, Head of Research Kiwoom Sekuritas dalam Morning Equity – 21 August 2026.

Pasar kini turut menanti hasil FTSE Russell August/September 2026 Review di tengah pembekuan bagi bursa RI yang dijadwalkan rilis akhir pekan ini.

Tekanan juga datang dari geopolitik. Ketegangan AS-Iran kembali memanas setelah Presiden Donald Trump mengancam memperluas tekanan ekonomi terhadap Iran. Kondisi itu mendorong harga minyak Brent naik 1,82% ke US$93,28/barel dan WTI menguat 2,28% ke US$86,3/barel.

Kendati demikian, IHSG masih mampu menjaga momentum. Pada Kamis kemarin indeks ditutup menguat 1,68% ke 6.501,58 dengan net buy asing Rp733,69 miliar di pasar reguler.