Menggembirakan, Woori Finance Indonesia (BPFI) Raih Pendapatan Rp303M
:
0
Ilustrasi PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI). Dok. Woori Finance.
EmitenNews.com - Kinerja PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI) menggembirakan. Hingga 30 Juni 2026, emiten jasa keuangan publik ini, meraih pendapatan Rp303,05 miliar. Artinya, ada kenaikan dari pendapatan Rp219,67 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Mengutip laporan keuangan perseroan Senin (27/7/2027) menyebutkan, beban usaha naik menjadi Rp220,14 miliar dari Rp173,94 miliar, sedangkan laba sebelum pajak diraih Rp82,90 miliar naik dari Rp45,73 miliar tahun sebelumnya.
Untuk laba tahun berjalan mencapai Rp68,65 miliar naik dari Rp36,17 miliar tahun sebelumnya. Sedangkan laba per saham tercatat Rp25,30 naik dari Rp13,53.
Lalu, jumlah liabilitas naik menjadi Rp1,95 triliun hingga 30 Juni 2026 dari Rp1,57 triliun hingga 31 Desember 2025. Jumlah aset mencapai Rp3,19 triliun hingga 30 Juni 2026 naik dari Rp2,74 triliun hingga 31 Desember 2025.
Sebelumnya, PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI) melaporkan meraih pendapatan Rp152,43 miliar hingga 31 Maret 2026, naik dari pendapatan Rp114,55 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Selasa (28/4/2026) menyebutkan, beban usaha naik menjadi Rp111,37 miliar dari Rp88,61 miliar dan laba sebelum pajak naik menjadi Rp41,05 miliar dari laba sebelum pajak Rp25,94 miliar.
Laba tahun berjalan naik menjadi Rp33,09 miliar dari laba tahun berjalan Rp20,99 miliar. Laba per saham naik menjadi Rp12,38 dari Rp7,85.
Sementara itu, jumlah liabilitas naik menjadi Rp1,74 triliun hingga 31 Maret 2026 dari Rp1,57 triliun hingga 31 Desember 2025. Jumlah aset mencapai Rp2,94 triliun hingga 31 Maret 2026 naik dari Rp2,74 triliun hingga 31 Desember 2025. ***
Related News
PART Mau Gelar Rights Issue dan Buyback, Simak Rinciannya!
GOTO ARB Day-1 Dibanjiri 1 Miliar Lot Jual, Morgan Stanley Juga Jualan
Batas Harga Rp1 Belum Berlaku, Morgan Stanley Jual 450 Juta Saham GOTO
Rencana EPAC di 3 November Nanti, Minta Restu Rights Issue & Buyback
Maybank Buka Jalur Halal ASEAN, Hubungkan Indonesia-Singapura-Malaysia
Muncul Aksi Nego Saham KETR Rp520 Miliar, Akuisisi Grup Sinarmas?





