Menkeu Pastikan Penerapan Pajak Karbon Secara Bertahap dan Hati-hati
:
0
Menteri Keuangan Sri Mulyani dok BeritaSatu.
EmitenNews.com - Pemerintah memastikan penerapan pajak karbon bertahap dan hati-hati. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan, dengan begitu dampak positif yang ditimbulkan bisa diambil namun dengan tetap memperhatikan dampak negatif dari setiap instrumen.
"Dengan begitu, perekonomian Indonesia mampu terus berlanjut dari sisi pertumbuhan, stabilitas, namun juga mampu melakukan transformasi," kata Menkeu Sri Mulyani Indrawati dalam acara Green Economy Forum 2023, di Jakarta, Selasa (6/6/2023).
Harapannya skema harga karbon, termasuk pajak karbon, mampu mengembangkan mekanisme pembiayaan inovatif, yaitu bagaimana pasar bereaksi dengan mulai diterapkannya pasar karbon.
Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia juga terus berinovasi untuk mengakselerasi, membangun, dan mengembangkan pasar agar semakin dikenal oleh pelaku ekonomi, semakin bisa dikelola secara transparan dan kredibel, serta semakin bisa memberikan sinyal secara pasar kepada pelaku ekonomi untuk terus berpartisipasi.
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah membentuk beberapa instrumen dan kelembagaan, salah satunya Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), special mission vehicle (SMV) yang dikelola bersama-sama antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Related News
Alamak! Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini
Manjakan Pekerja, Pemprov DKI Integrasikan Program Transportasi Gratis
Berurutan Presiden Panggil Luhut, Chatib dan Budi Sadikin, Ada Apa?
OTT KPK Jaring Kepala Daerah Lagi, Kali Ini Bupati Muara Enim Edison
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji, Salah Satunya Direktur Maktour
Raffi Ahmad dalam Perkara Bea Cukai Blueray Cargo, Ini Info dari KPK





