Menkeu Purbaya Bantah Rumor Dicopot di Tengah Tekanan Rupiah dan IHSG
:
0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kala di gedung BEI. Foto: EmtenNews
EmitenNews.com - Rumor mengenai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya ramai beredar dari sumber anonim. Namun hingga saat ini belum terdapat pengumuman resmi terkait kabar tersebut. Purbaya pun secara langsung membantah isu yang beredar tersebut.
"Hahaha, enggak benar lah," ujar Purbaya kepada pers, Kamis (4/6/2026).
Munculnya rumor tersebut terjadi di tengah kondisi pasar keuangan domestik yang masih mengalami tekanan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah dan bahkan menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS.
Pada perdagangan Kamis (4/6), rupiah ditutup di level Rp18.049 per dolar AS atau melemah sekitar 82 poin dibandingkan posisi sebelumnya di Rp17.966.
Jika dibandingkan dengan posisi saat awal masa jabatan Purbaya yang berada di kisaran Rp16.389 per dolar AS, nilai tukar rupiah telah mengalami pelemahan sekitar 10% yang juga dipicu berbagai sentimen dalam dan luar negeri.
Tekanan juga terjadi di pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,70% atau turun 101,29 poin ke level 5.839,78.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak sangat fluktuatif. Indeks sempat dibuka di level 5.919,57 dan bahkan menyentuh titik terendah intraday di 5.644,23 sebelum memangkas sebagian pelemahan menjelang penutupan.
Sebanyak 651 saham tercatat melemah, sementara 116 saham menguat dan 192 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp25,51 triliun dengan volume perdagangan sebesar 36,24 miliar lembar saham. ***
Related News
Bidik Investasi, KIJA Gelar ASEAN–China Industrial Cooperation Forum
Satu Lagi Jenderal Polisi Tersangka Penyadapan Presiden, Ini Perannya
Sadap Telepon Presiden, Mensesneg Sebut Arahnya Makar dan Berbahaya
Sadap HP Presiden, Mantan Kapolri Jenderal Listyo Jadi Tersangka
Transformasi SDM Unggul, Bank BSN Sabet Human Capital Awards 2026
Karhutla di Tanah Air, Polri Tetapkan 265 Tersangka, 20 dari Korporasi





