Menperin Buka Rahasia agar Produk IKM Lekas Naik Kelas, Begini Caranya
:
0
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
EmitenNews.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan kemasan kini memiliki peran yang semakin strategis dalam meningkatkan daya saing produk industri kecil dan menengah (IKM), tidak sekadar sebagai pelindung produk semata.
Menurut Agus, perkembangan industri dan perubahan perilaku konsumen membuat kemasan menjadi elemen penting dalam membangun citra merek, meningkatkan nilai tambah, hingga menarik minat pasar.
“Kemasan yang berkualitas dan berdaya saing tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi representasi kualitas dan identitas sebuah brand,” ujar Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Ia menambahkan, pemilihan material, desain visual, informasi label hingga aspek keberlanjutan kini menjadi pertimbangan utama konsumen sebelum membeli produk. Karena itu, inovasi kemasan dinilai menjadi kebutuhan penting bagi pelaku IKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.
Pemerintah pun terus mendorong penguatan kapasitas pelaku IKM melalui pengembangan desain merek dan kemasan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pembentukan Klinik Desain Merek dan Kemasan (KDMK) oleh Kementerian Perindustrian sejak 2003.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita mengatakan KDMK menjadi instrumen penting dalam membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas kemasan produknya.
“KDMK hadir untuk membantu IKM dalam pemilihan bahan kemasan yang sesuai dengan produk, teknologi kemasan, serta pengembangan desain kemasan dan label sesuai regulasi,” ujar Reni Yanita.
Selain pendampingan desain, pemerintah juga memberikan fasilitasi bantuan cetak kemasan untuk pelaku usaha.
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, sejak 2015 hingga April 2026 sebanyak 2.131 IKM telah menerima fasilitasi perbaikan desain kemasan, sementara 679 IKM memperoleh bantuan cetak kemasan.
“Capaian ini menunjukkan tingginya kebutuhan pelaku usaha terhadap dukungan pengembangan desain dan inovasi kemasan sebagai bagian dari strategi penguatan usaha,” kata Reni.
Related News
HUT ke-18, ICSA Soroti Tantangan Etika dan Integritas di Era AI
Sikap Bos Indosaku soal Denda OJK Rp875 Juta karena Ulah Penagih Utang
Lewat Dashboard Haji Bisa Pantau Data Jamaah Hingga Jadwal Penerbangan
Setelah Ekonomi Hijau, Presiden Dorong Ekonomi Biru, Apa Itu?
Indonesia Dorong ASEAN Percepat Diversifikasi Energi di Tengah Krisis
Prabowo Serukan Pentingnya ASEAN Jaga Kedaulatan Jalur Perdagangan





