Merger dengan Pelita Air, Ini Penjelasan Garuda (GIAA)
Petugas tengah memasukkan logistik dalam lambung pesawat Garuda Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Garuda Indonesia (GIAA) mengklaim merger dengan Pelita Air dalam tahap diskusi awal. Saat ini, Garuda tengah dalam proses penyusunan kajian awal. Diskusi dengan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham utama perseroan.
Itu penting untuk dapat mengoptimalkan beragam peluang sinergi bisnis guna memperkuat ekosistem bisnis industri transportasi udara. ”Dengan demikian data membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” tukas Wamildan Tsani, Direktur Utama Garuda Indonesia.
Perseroan memandang positif dan akan mendukung penuh rencana merger tersebut, yang tentunya akan dilandasi dengan kajian secara komprehensif, dan prudent. ”Terutama terhadap outlook bisnis, dan kinerja perseroan,” imbuhnya.
Progress dari rencana merger akan disampaikan lebih lanjut kalau ada perkembangan signifikan berkenaan dengan tahapan maupun realisasi atas rencana strategis tersebut.
Data dan fakta tersebut tidak berdampak negatif terhadap perseroan. Baik dari sisi kelangsungan hidup, dan harga saham perseroan. ”Kami akan senantiasa memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku khususnya bidang pasar modal,” ucap Wamildan Tsani. (*)
Related News
BEI Resmi Cabut Izin Anggota Bursa HSBC Sekuritas Indonesia (GW)
Resmi! Tan Teck Long Duduki Kursi Komisaris OCBC NISP
Surya Semesta (SSIA) Beber Transaksi Permodalan Entitas Grupnya
Gelar Buyback, Emiten Rumah Sakit (MIKA) Siapkan Amunisi Rp1 Triliun
Laba Bersih Adaro Andalan (AADI) Terpangkas 37,17 Persen Pada 2025
Sahamnya ARA, Laba Bersih 2025 CNKO Melambung 166,45 Persen





