EmitenNews.com - Sinarmas Agro (SMAR) per 31 Maret 2026 mengoleksi laba bersih Rp829,52 miliar. Meroket 517,98 persen dari posisi sama tahun lalu senilai Rp134,23 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham dasar melonjak menjadi Rp289 dari sebelumnya Rp47. 

Penjualan bersih Rp20,73 triliun, susut 1,98 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp21,15 triliun. Beban pokok penjualan Rp17,78 triliun, mengalami penyusutan dari edisi sama tahun lalu Rp19,08 triliun. Laba kotor terkumpul Rp2,95 triliun, mengalami lonjakan dari fase sama 2025 senilai Rp2,06 triliun. 

Beban penjualan Rp1,22 triliun, bertambah dari Rp1,22 triliun. Beban umum dan administrasi Rp405,96 miliar, bengkak dari Rp386,74 miliar. Jumlah beban usaha Rp1,62 triliun, bengkak dari Rp1,6 triliun. Laba usaha Rp1,32 triliun, mengalami lonjakan 186 persen dari periode sama tahun lalu Rp462,3 miliar. 

Ekuitas pada laba bersih entitas asosiasi Rp13,33 miliar, melejit dari Rp121,58 miliar. Pendapatan bunga Rp15,4 miliar, melesat dari Rp4,67 miliar. Rugi selisih kurs Rp53,37 miliar, susut dari Rp272,87 miliar. Beban bunga dan keuangan lainnya Rp227,27 miliar, turun dari Rp296,5 miliar. 

Laba bersih periode berjalan Rp829,47 miliar, melonjak dari Rp134,43 miliar. Total ekuitas Rp23,28 triliun, melejit dari akhir tahun sebelumnya Rp22,43 triliun. Jumlah liabilitas Rp22,6 triliun, susut dari akhir tahun lalu Rp22,76 triliun. Total aset Rp45,89 triliun, melejit dari akhir 2025 senilai Rp45,2 triliun. (*)