MESOP I Tahap II Tuntas, Emiten Djarum Group (BELI) Raup Dana Rp372,54 Miliar
EmitenNews.com - Global Digital Niaga alias blibli (BELI) mengantongi dana taktis Rp372,54 miliar. Itu menyusul konversi program management and employee stock option plan (MESOP) I Tahap II 862.362.899 lembar. Penuntasan hak opsi dilakukan pada harga Rp432 per saham.
Dengan begitu, sisa hak opsi belum dikonversi 48.490.000 lembar dari total program MESOP I tahap II maksimal 910.852.899 eksemplar. ”Program MESOP I Tahap II telah dilakukan pada 15-21 Desember 2023,” tulis Ronald Winardi, Direktur Global Digital Niaga.
Menyusul perampungan transaksi itu, jumlah saham perseroan menanjak menjadi 119.355.654.739 helai alias 119,35 miliar eksemplar. Bertambah signifikan dari sebelum eksekusi hak opsi dengan donasi sekitar 118,49 miliar lembar.
Pelaksanaan program MESOP I Tahap II tersebut tidak memiliki dampak merugikan terhadap perseroan. Baik dari sisi kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan. ”Operasional berjalan normal,” imbuhnya.
Sebelumnya, emiten Djarum Group menggeber program MESOP I tahap II, dan MESOP II tahap I. MESOP I tahap II maksimal 910.852.899 lembar. Waktu pelaksanaan 5 hari bursa terhitung sejak 15-21 Desember 2023. MESOP II Tahap I diagendakan 1.491.914.702 lembar. Periode pelaksanaan 15 Desember 2023 sampai 14 Januari 2024, alias 30 hari kalender aktif bursa.
Harga opsi pelaksanaan program MESOP senilai Rp432 per lembar. Hak opsi belum dieksekusi pada periode pelaksanaan, dapat dilakukan pada periode pelaksanaan berikutnya. Sejatinya, program MESOP Tahap I telah dilakukan sejak tahun lalu. Perseroan telah mengkonversi hak opsi 18.586.100 helai. Sisa hak opsi belum dikonversi 498.046.900 lembar. (*)
Related News
Drop 53 Persen, Prajogo Buang Saham CUAN Rp850 Miliar
MEGA Tabur Dividen dan Saham Bonus Jumbo, Telisik Jadwalnya
Buyback, ADRO Alokasikan Belanja Rp5 Triliun
Periksa, Jadwal Dividen BDMN Rp142,91 per Lembar
Mitra Tirta Buwana (SOUL) Optimistis Bidik Pertumbuhan Agresif di 2026
PYFA Caatat Penjualan 2025 Senilai Rp2,76 Triliun





