EmitenNews.com - Pengelola gerai Alfamidi yakni PT. Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham (stosk split) dari nilai nominal Rp100 per saham akan menjadi Rp10 per saham atau rasio 1:10.
Suantopo Po Direktur dan Corporate Secretary MIDI dalam keterangan resmi Kamis (26/1) menyampaikan bahwa stock split bertujuan untuk membantu meningkatkan daya tarik investor atas saham perseroan dengan menjadikan harga saham perseroan menjadi lebih terjangkau khususnya bagi investor ritel.
Selain itu dapat meningkatkan jumlah saham Perseroan yang beredar di Masyarakat serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para Investor khususnya Investor ritel untuk dapat berinvestasi pada saham Perseroan.
"MIDI juga berharap dengan adanya stock split ini akan ada peningkatan likuiditas perdagangan pada saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI),"tuturnya.
Suantopo menjelaskan, jumlah saham sebelum stock split itu sejumlah 2.882.353.000 lembar atau dengan nilai nominal Rp100 per saham dan Pasca stock split maka nilai nominal saham MIDI akan Rp10 per saham dengan jumlah sebanyak 28.823.530.000 lembar saham.
Related News
Saham Gocap (ZATA) Lepas Suspensi Khusus, Langsung Ngacir 30 Persen
Saham Meroket 200 Persen Mau Ganti Pengendali, BEI Suspensi Kedua Kali
Ekspansi ke PSEL Bersama Prajogo, Ini Pertimbangan Bakrie
Saham JELI Masuk UMA BEI Usai Harganya Anjlok 8 Hari Berturut-Turut
Menang Lelang, Tiga Emiten Wajib Bangun 5G dan Internet Desa
Pendapatan Anjlok, Saldo Laba ADHI Minus Rp3,61 Triliun





