Minat Investor Tinggi, Penerbitan Green Bond Bank BNI (BBNI) Oversubscribe 4 Kali

EmitenNews.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI melaporkan penerbitan obligasi hijau alias green bond perseroan sangat diminati investor, terlihat dari penawaran yang mencapai Rp21 triliun atau oversubscribe empat kali dari target Rp5 triliun.
Adapun surat utang ini dibagi dalam dua seri yakni Seri A jumlah pokok Rp4 triliun dengan jangka waktu tiga tahun dan Seri B jumlah pokok Rp1 triliun dengan jangka waktu lima tahun.
"Proses penawaran memang masih berlangsung. Namun kami sangat optimistis dengan kredibilitas kami sebagai pionir green banking dan disertai dengan berbagai langkah strategis kami dapat mendorong pengembangan ekonomi hijau di Indonesia," kata Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (15/6).
Henry menyampaikan BNI telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo untuk periode 8 Maret 2022 sampai dengan 1 Maret 2023 dengan peringkat idAAA atau triple A.
Dana yang diperoleh dari penawaran umum obligasi hijau akan digunakan untuk pembiayaan maupun pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL).
Proyek yang dimaksud yaitu yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam, dan penggunaan tanah yang berkelanjutan.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar