EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak terbatas, dan cenderung melemah. Kondisi itu, mengikuti pasar regional, dan didorong minimnya sentimen positif minggu ini. 


”Kami perkirakan Indeks bergerak pada rentang support 6.760, dan resisten 6.820,” tutur Ayu Dian, Research Analyst Reliance Sekuritas Indonesia, Senin (26/12).


Secara teknikal, Indeks tengah dalam fase konsolidasi, dan masih tertahan pada area resistance sehingga berpotensi menguji support. Namun, beberapa saham memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini antara lain PTRO, MTDL, TLKM, MMIX, AKRA, ISAT, dan ADRO.


Akhir pekan lalu, Indeks minus 0,35 persen menjadi 6.800. Beberapa sektor mengalami koreksi antara lain transportasi tekor 0,77 persen, financial susut 0,50 persen, dan teknologi menukik 0,30 persen. Investor asing tercatat masih membukukan net sell pasar reguler  Rp794,73 miliar. Saham paling banyak dijual investor asing di antaranya BBCA, ADRO, dan AMRT. 


Sementara itu, ketiga indeks utama bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup menguat. Investor optimistis ekonomi AS setelah data personal income kembali naik pada November menjadi 0,4 persen MoM atau lebih tinggi dari ekspektasi pasar 0,3 persen MoM. 


Personal Spending juga tumbuh 0,1 persen MoM walau lebih rendah dibanding bulan sebelumnya 0,9 persen MoM. Pagi ini, bursa Asia bergerak mix. Indeks Nikkei 225 menguat 0,54 persen, dan Indeks Kospi minus 0,28 persen. (*)