Minim Sentimen Untuk Membooster, IHSG Masih Ada Kemungkinan Menguat Terbatas
:
0
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa (13/12) menguat 1,13% atau 75,86 poin ke level 6.810,32. Total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 48,05 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 15,99 triliun. Sebanyak 273 saham menguat. Sebanyak 255 saham yang turun harga dan 175 saham stagnan.
Setelah IHSG sukses keluar dari tekanan di pekan sebelumnya dan rebound kemarin, CEO Yugen Sekuritas, William Surya Wijaya memperkirakan IHSG pada tengah pekan ini, Rabu (14/12/2022), masih akan bergerak pada level support di 6676 dan posisi resistance ada di level 6834.
Pola gerak IHSG terlihat sedang mengalami teknikal rebound pasca mengalami tekanan pada beberapa waktu sebelumnya, kelanjutan kenaikan masih mungkin dapat terjadi jika IHSG mampu ditutup diatas resisten level terdekat, namun masih minimnya sentimen yang dapat membooster kenaikan IHSG serta capital inflow yang belum terlihat bertumbuh secara signifikan cukup menjadi tantangan untuk dapat mendorong kenaikan IHSG, hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas.
Saham pilihan Yugen Sekuritas hari ini adalah AKR Corporindo (AKRA), Unilever Indonesia (UNVR), Bank BNI (BBNI), Semen Indonesia (SMGR), Astra International (ASII), Bank BRI (BBRI), Jasa Marga (JSMR), Telkom Indonesia (TLKM) dan Alam Sutera Realty (ASRI).
Related News
Triv Premiere, Cuan ala Master Gema dan Gabriel Rey
IHSG Berbalik Menguat 1,56%, Big Banks Kinclong, CPIN Top Loser LQ45
Uang Bertanda Tangan Purbaya Masih Sah, Ini Penjelasan Bank Indonesia
Bursa Siang Rebound (23/9) IHSG Balik Meluncur ke Atas 6.300
Dibuka Labil, IHSG Kembali ke Zona Merah usai Sempat Menguat ke 6.321
IHSG Tertekan, Investor Jual Masif BYAN





