Mirip Pola Harun Masiku, KPK Dalami Indikasi Suap PAW Maria Lestari
:
0
Kader PDI Perjuangan Maria Lestari. Dok. Instagram.SINDOnews.
EmitenNews.com - Ada indikasi kemiripan dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP, Maria Lestari (ML), dengan kasus suap buron Harun Masiku. Karena itu, Komisi Pemberantasan Korupsi membuka peluang mendalami suap dalam PAW ML dari daerah pemilihan Kalimantan Barat. Polanya mirip kasus PAW Harun dari dapil Sumatera Selatan, yang juga menyeret Hasto Kristiyanto sebagai tersangka.
Dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (11/1/2025), Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan pendalaman dugaan suap itu, berbarengan dengan pengusutan perkara suap proses PAW buron Harun Masiku (HM).
"(Maria Lestari) itu ya Kalimantan Barat, kalau Pak HM di Sumatera Selatan. Ini juga yang sedang kita dalami, berbarengan itu kita dalami. Kita minta keterangan," kata Asep Guntur dalam konferensi pers di gedung KPK.
Menurut Asep Guntur Rahayu proses PAW Maria Lestari dan Harun Masiku ada kemiripan. KPK melihat sama pola dalam proses PAW keduanya. Prosesnya itu hampir mirip juga, ada yang pemenangnya.
"Itu yang sedang kita susuri juga. KP melihat pola yang sama dengan HM atau seperti apa," tegasnya.
Dengan begitu, tidak menutup kemungkinan KPK turut menyelidiki proses PAW Maria Lestari jika ditemukan alat bukti.
Selain Harun Masiku, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajukan nama lain untuk PAW, yaitu Maria Lestari untuk dapil Kalbar.
Kepada pers, di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2025), juru bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengungkapkan, sejauh ini pihaknya belum mendalami kasus Maria Lestari. Ie menyebutkan, kalau memang ada alat bukti, tentunya penyidik dapat melapor pada pimpinan untuk dapat ditindaklanjuti.
Seperti diketahui KPK juga memanggil Maria Lestari, Kamis (9/1/2025), untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus korupsi buron Harun Masiku yang melibatkan tersangka Hasto Kristiyanto yang juga tersangka.
Namun, Maria tak memenuhi panggilan tersebut. Karenanya, KPK akan menjadwalkan panggilan ulang untuk Maria pada pekan depan.
Related News
Adendum AMDAL DPM Jadi Solusi, Pengamat: Persetujuan KLH Jadi Dasar
Kejagung Temukan Keterlibatan Anggota TNI dalam Kasus Korupsi MBG
Kejagung Tetapkan Anggota Polisi Tersangka Kasus MBG, Ini Kata Polri
Janji Dirut PLN di Depan DPR, Tidak ada Lagi Pemadaman Listrik di Jawa
Zulhas Punya Jawaban Soal Keberadaan Kopdes di Gunung dan Pesisir
Hati-hati AI! Kerugian Scam Rp7,5 Triliun, Lansia Paling Rentan





