IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

mark dynamics indonesia
victoria sekuritas

Mitra Keluarga (MIKA) Tabur Dividen Tunai Rp36 per Saham, Intip Jadwalnya

13/05/2022, 07:30 WIB

Mitra Keluarga (MIKA) Tabur Dividen Tunai Rp36 per Saham, Intip Jadwalnya

EmitenNews.com - Mitra Keluarga (MIKA) bakal mendistribusikan dividen tunai Rp36 per saham. Dividen itu dialokasikan dari koleksi laba bersih periode 2021 sejumlah Rp1,22 triliun. Dan, pembagian dividen tersebut telah ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada Rabu, 11 Mei 2021. 


Jadwal distribusi dividen Mitra Keluarga sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 20 Mei 2022. Ex dividen pasar reguler dan negosiasi pada 23 Mei 2022. Cum dividen pasar tunai pada 24 Mei 2022.


Ex dividen pasar tunai pada 25 Mei 2022. Recording date pemegang saham yang berhak atas dividen pada 24 Mei 2022 pukul 16.00 WIB. Dan, pembayaran dividen menyambangi rekening para pemegang saham pada 10 Juni 2022. 


Selain untuk dividen, sekitar 12,28 miliar dari laba bersih edisi 2021 disisihkan sebagai dana cadangan. Akhir tahun lalu, Mitr? Keluarga mengantongi pendapatan bersih Rp4,35 triliun. Melesat 27,30 persen dari periode sama 2020 di kisaran Rp3,41 triliun.


Beban pokok naik 21,09 persen menjadi Rp2,09 triliun. Laba kotor meningkat 6,22 persen menjadi Rp 2,26 triliun. Beban usaha tercatat naik 2,55 persen menjadi Rp 665,17 miliar. Beban operasional lainnya turun menjadi Rp5,91 miliar dari periode sama 2020 di kisaran Rp11,46 miliar. 


Laba usaha minimum merest 5,11 persen menjadi Rp77,94 miliar. Laba usaha terkerek menjadi Rp1,66 triliun dari edisi sama sebelumnya Rp1,11 triliun. Total aset akhir 2021 mencapai Rp6,86 triliun, turun 2,82 persen dari periode sama 2020 sejumlah Rp7,06 triliun. Liabilitas naik 9,43 persen menjadi Rp935,82, miliar dan ekuitas naik 7,40 persen menjadi Rp5,92 triliun. (*)



Author: J S