HAIS Setujui 30 Persen Laba untuk Dividen, Tebar Rp9,95 per Saham
:
0
Potret kapal tugboat milik emiten HAIS tengah bersiap mengangkut hasil tambang batu bara. Foto: HAIS.
EmitenNews.com - Segenap pemegang saham PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) sepakat menebar dividen tunai dari kinerja tahun buku 2025. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 10 Maret 2026.
Dalam rapat itu, perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp26,1 miliar atau setara Rp9,95 per saham. Nilai tersebut merepresentasikan 30 persen dari laba bersih perseroan sepanjang 2025.
Sepanjang tahun lalu, HAIS mencatatkan laba bersih Rp87,1 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar 70 persen atau sekitar Rp60,9 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus menopang pengembangan usaha ke depan.
Apabila mengacu pada harga saham HAIS di level Rp208 pada perdagangan Rabu (11/3/2026), dividen tersebut merepresentasikan potensi imbal hasil atau yield dividen sekitar 4,78 persen bagi investor yang memiliki saham pada average harga tersebut.
Direktur Utama HAIS, Jayanti Sari mengatakan kebijakan pembagian dividen ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham tanpa mengabaikan kebutuhan ekspansi bisnis.
“Fluktuasi harga batu bara global dan tantangan cuaca turut mempengaruhi aktivitas pengangkutan komoditas. Namun di tengah tantangan tersebut, perseroan tetap mampu menjaga kinerja yang sehat dan disiplin dalam pengelolaan operasional maupun keuangan,” ujar sang Dirut.
Menurutnya, sepanjang 2025 industri logistik maritim menghadapi dinamika yang cukup besar, terutama pada segmen pengangkutan batu bara yang mengandalkan armada tugboat dan barge.
Ke depan, HAIS berencana memperkuat ketahanan bisnis melalui peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi tingkat utilisasi armada, serta memperluas layanan logistik maritim guna mendukung kebutuhan transportasi laut berbagai komoditas.
Adapun, hingga saat ini perseroan belum mengumumkan jadwal cum date maupun tanggal pembayaran dividen kepada para pemegang saham dan akan diumumkan di waktu mendatang.
Related News
Harga LUCY Melonjak 159 Persen YTD, Pengendali Obral 378 Juta Saham
SMDR Tambah Jatah Dividen Tahun Buku 2025, Total Nyaris Rp200 Miliar
Transformasi Pengelolaan Human Capital SMGR Diganjar 3 Penghargaan Ini
Esa Medika (EMMI) Patok IPO Rp446-Rp515 per Saham, Cek Detailnya!
Emiten UMKM (MPIX) Akuisisi 60 Persen MCA Rp28,7 Miliar Untuk DigiPay
Emiten Tomy Winata (INPC) Nihil Dividen Hingga Angkat Dirut Baru





