Mundur Teratur, Henan Asset Lepas Jutaan Saham SSIA
:
0
Maket pembangunan kawasan industri Subang Smartpolitan besutan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Henan Putihrai Asset Management mundur teratur. Pelan namun pasti menarik diri dari perburuan saham Surya Semesta Internusa (SSIA). Itu ditunjukkan oleh Henan Asset dengan melego 7.572.800 helai alias 7,57 juta lembar.
Transaksi divestasi tersebut dilakukan melalui Bank BRI (BBRI). Transaksi senyap tersebut telah dibereskan pada 17 Juli 2025. Tindakan itu, merupakan babak lanjutan dari aksi sebelumnya. Ya, pada 15 Juli 2025 lalu, Henan Asset juga telah melepas 10 juta saham perseroan.
Menyusul penuntasan dua transaksi itu, timbunan saham Surya Semesta dalam pangkuan Henan Asset tersisa 263,41 juta lembar alias 5,60 persen. Terkuras 0,37 persen dari episode sebelum transaksi dengan donasi 280,98 juta helai alias 5,97 persen.
Ya, jamak diketahui, dua kelompok pengusaha kakap tengah bersaing ketat mengoleksi saham emiten pemilik kawasan industri Karawang, dan Subang, Jawa Barat. Grup Djarum milik duo Hartono via Dwimuria Investama tengah berlomba dengan Prajogo Pangestu dalam hal ini Chandra Asri (TPIA).
Pada 16 Juli 2025, Grup Djarum mengemas 31,61 juta saham Surya Semesta. Dengan begitu, Grup Djarum mengempit 308,73 juta saham perseroan setara dengan 6,56 persen, naik 0,67 persen dari sebelumnya 277,11 juta helai alias 5,89 persen.
Menilik data dan fakta tersebut, untuk sementara Grup Djarum melangkahi timbunan saham Chandra Asri. Ya, sebelumnya, Prajogo Pangestu mengempit 6,05 persen saham Surya Semesta. Itu dengan koleksi saham Surya Semesta sekitar 284,84 juta lembar. (*)
Related News
Laba Konsolidasi BTN Rp1,85 Triliun, Surplus 54,37 Persen per Mei 2026
Ekspansi Airwheel Berlanjut, TOOL Siapkan Strategi Pemulihan Kinerja
Prioritas Fundamental Bisnis, COIN Tahan Laba untuk Perkuat Anak Usaha
Transformasi Bisnis TPIA Dinilai Perkuat Daya Tarik Investor
DMAS Tebar Dividen Spesial Nyaris 100 Persen Laba, Yield Fantastis!
CGAS Bagi Dividen 50 Persen dari Laba, Bidik Pendapatan 2026 Rp879M





