Nilai Investasi USD4,8 Juta, MITI Gandeng Perusahaan Singapura Garap Bisnis EBT

EmitenNews.com -PT Mitra Investindo Tbk (Perseroan) (MITI) dan PT Prima Aset Lestari (PAL) bersama dengan Interra Resources Limited (IRL) telah sepakat mendirikan usaha patungan baru, bergerak di bidang energi baru terbarukan biomassa melalui pendirian perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) PT Mitra Biomass Internasional (Perusahaan Patungan).
Mengutip keterbukaan informasi BEI, Perseroan dan PAL bersama-sama akan memiliki 60 persen saham perusahaan patungan, dan IRL akan mengambil bagian 40 persen saham.
Perseroan akan memegang mayoritas saham pada perusahaan patungan, setelah terpenuhinya persyaratan dan persetujuan lainnya yang diperlukan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, ketentuan pasar modal dan peraturan perundangan dan hukum yang berlaku.
Mitra Investindo dan PAL bersama dengan IRL yang telah menandatangani Perjanjian Pemegang Saham untuk mendirikan perusahaan patungan yang bergerak di bidang Energi Baru dan Terbarukan (EBT) Biomassa pada 9 Oktober 2023.
Sekretaris Perusahaan Mitra Investindo Diah Pertiwi Gandhi menuturkan, perusahaan patungan ini berencana membangun dan mengoperasikan pabrik wood pellet di Sumatera dengan target pembangunan dimulai pada awal 2024. Diharapkan pabrik mulai beroperasi pada semester I 2025, dengan perkiraan total nilai investasi sekitar USD 4.800.000 atau 4,8 juta.
"Wood pellet sebagai salah satu jenis bahan bakar alternatif Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dapat dikategorikan sebagai produk hijau (green product) dan lebih ramah lingkungan," ujar dia.
Dia bilang, wood pellet memegang peran penting dalam lanskap energi hijau EBT dan energi masa depan global yang memiliki potensi pasar luas ditengah tuntutan global untuk mereduksi emisi karbon.
Related News

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024,

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen