Nusantara Pelabuhan (PORT) Angkat Pendiri Tokopedia Jadi Komisaris

Salah satu Pelabuhan yang dikelola PORT
EmitenNews.com - PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. (PORT) menyampaikan bahwa telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Desember 2024. Rapat Umum Pemegang Saham Telah memenuhi kuorum karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2.241.087.785 saham atau 79,64% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Michelle Widjaja Corporate Secretary PORT dalam risalah RUPST Rabu (4/12) mengemukakan bahwa RPUSLB menyetujui mengangkat Kang Haihua sebagai Komisaris dan William Tanuwijaya sebagai Komisaris Independen, terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada tahun 2029.
Sehingga susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama : Jolly Chan
Komisaris : Iwan Suyudhie Amri
Komisaris : Kang Haihua
Komisaris Independen : Bernadet Mariani Siswanto
Komisaris Independen : William Tanuwijaya
RUPSLB juga menyetujui memberikan kuasa dan wewenang dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan, untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan Keputusan tersebut.
Perlu diketahui William Tanuwijaya merupakan pendiri Tokopedia pada hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2009. William Tanuwijaya (lahir 11 November 1981) merupakan seorang pengusaha Indonesia.
China Merchant Port Holding Company Limited (CMP) menjadi pemegang saham pengendali (PSP) PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. (PORT) sejak 28 Juni 2024.
China Merchants Port Holdings Co Ltd (CM Port) mengakuisisi 51% saham Emiten Boy Thohir PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) dari PT Episenta Utama Investasi (EUI) senilai Rp943,6 miliar. Perjanjian pembelian saham ini ditandatangani pada 20 November 2023 dan pengalihan saham telah rampung pada 28 Juni 2024.
Related News

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar