Obligasi dan Sukuk di BEI Nyaris Tembus Rp210 Triliun
Main hall BEI.
EmitenNews.com - Penerbitan obligasi dan sukuk di Bursa Efek Indonesia (BEI) kian bertambah jelang tutup tahun 2025. Hingga 19 Desember 2025, BEI telah mencatat 178 emisi dari 79 emiten dengan nilai Rp209,39 triliun.
Angka-angka tersebut bertambah seiring pencatatan Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai (BSD) Tahap II Tahun 2025 Rp1,25 triliun dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Bumi Serpong Damai Tahap II Tahun 2025 Rp500 miliar.
Dalam keterangan BEI, obligasi BSD tersebut dibagi menjadi empat seri. Mulai seri A Rp73,4 miliar, seri B Rp458,2 miliar, seri C Rp509,25 miliar, dan seri D Rp210 miliar.
Sementara suku BSD ada dua seri yakni seri A Rp340 miliar dan seri B Rp160 miliar.
Catatan itu pun diperkirakan masih akan bertambah hingga akhir tahun. Pasalnya, BEI mencatat masih ada 22 emisi dari 15 penerbit yang sedang berada dalam pipeline.
Dari data BEI, sebagian besar berasal dari sektor financials ada 5 perusahaan, sektor energy 4 perusahaan, infrastructures 2 perusahaan, dan sisanya masing-masing 1 perusahaan dari basic materials, consumer non-cyclicals, industrials, dan property & real estate. (*)
Related News
Laba Anjlok, Saham KJEN Drop 45 Persen
BAJA Kebut Right Issue 1 Miliar Lembar
Rugi Menipis, Kinerja HRME Masih Tertekan di 2025
Pendapatan Anjlok, YELO Telan Rugi Rp21,5 Miliar
Melonjak 77 Persen, TUGU Bukukan Laba Rp711 Miliar
Pendapatan Menciut, Emiten Grup Salim (INTP) Raup Laba Rp2,25 Triliun





