Pendapatan Anjlok, YELO Telan Rugi Rp21,5 Miliar
KOMPAK - Pengurus Yelooo Integra berbincang di sela-sela paparan publik. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - PT Yelooo Integra Datanet (YELO) mencatatkan penurunan kinerja signifikan sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan penyedia layanan konektivitas digital dan sewa modem itu membukukan rugi bersih Rp21,5 miliar. Mengalami pembengkakan 1.031 persen dibanding edisi sama 2024 rugi Rp1,9 miliar.
Perosotan kinerja itu, sejalan dengan koreksi pendapatan. YELO mencatat pendapatan Rp64,1 miliar pada 2025, menukik 75,11 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp257,5 miliar.
Dari sisi beban, YELO juga menghadapi tekanan dari peningkatan beban penjualan signifikan menjadi Rp8,5 miliar, bengkak sekitar 3.145 persen dibanding episode sama tahun sebelumnya Rp262 juta.
Total aset YELO tercatat Rp275,9 miliar pada 2025, turun 7,63 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp298,7 miliar. Ekuitas susut 7,49 persen menjadi Rp268,2 miliar dari Rp289,9 miliar. Liabilitas Rp7,7 miliar turun hampir 12,50 persen dari Rp8,8 miliar.
Secara keseluruhan, kinerja YELO pada 2025 mencerminkan tekanan cukup berat, terutama dari pendapatan terkontraksi tajam, dan lonjakan beban operasional berdampak pada kerugian perseroan. Pada perdaganan Kamis (2/4), saham YELO terkoreksi 4,12 persen atau turun 4 poin ke level Rp93. (*)
Related News
BAJA Kebut Right Issue 1 Miliar Lembar
Rugi Menipis, Kinerja HRME Masih Tertekan di 2025
Melonjak 77 Persen, TUGU Bukukan Laba Rp711 Miliar
Pendapatan Menciut, Emiten Grup Salim (INTP) Raup Laba Rp2,25 Triliun
Memburuk, Pendapatan Emiten HT (IATA) Terpangkas 32 Persen
Masuk Barisan HSC, Laba AGII Melorot 44,37 Persen





