EmitenNews.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengatakan perekonomian Indonesia saat ini memang tumbuh positif, namun tetap tidak boleh lengah di tengah gejolak ekonomi global yang diprediksi masih terus berlanjut.
"Kita siapkan diri mengantisipasi masuk ke tahun-tahun depan ini. Jangan berandai-andai bahwa Indonesia pertumbuhannya tetap di atas lima, bahkan untuk beberapa waktu terakhir mencapai rekor 5,72 persen untuk kuartal tiga itu kita harus syukuri, tapi lesson learned tadi mengatakan kita tidak boleh lengah," ujarnya dalam CEO Networking 2022 di Jakarta, Kamis.
Lesson learned atau pelajaran yang bisa diambil yang dimaksud oleh Mahendra adalah terjadinya bonds rush di Inggris, bangkrutnya bursa kripto FTX, hingga gagal bayar Legoland asal Korea Selatan.
Menurut dia, risiko-risiko yang akan muncul pada waktu mendatang bisa muncul dari mana pun.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, lanjut Mahendra, risiko yang bersifat sistemik biasanya datang dari perbankan, baik bank komersial maupun bank investasi. Kendati demikian, sepanjang tahun ini saja, risiko-risiko yang muncul justru bukan dari perbankan.
Related News
Terkuak! Ini Daftar Pihak Kena Sanksi OJK di Kasus DSSA, BREN, CUAN
Dua Saham Kena Cap UMA, Kompak Turun di Sesi I, Salah Satunya ARB!
BEI Suspensi Dua Saham, Ada Emiten HSC
Calon Saham HSC yang Didepak dari IHSG, Total Jadi 81!
TFCO Anggota Baru, ini 81 Emiten Berlabel HSC
Progres 31 Emiten Terduga Pelanggaran, OJK: Masih Dalam Pemeriksaan





