EmitenNews.com - PT Global Sukses Solusi Tbk (GSS) yang lebih dikenal dengan brand RUN System, kembali melakukan berbagai langkah ekpansi untuk memperluas pasar ERP. GSS telah melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama dengan PT Jababeka Tbk melalui anak usahanya, PT Jababeka Infrastruktur.
Pihak Jababeka merespon positif kolaborasi ini. Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur Tjahjadi Rahardja mengatakan bahwa pihaknya selaku pengelola memang sedang mempersiapkan Kawasan tersebut untuk menyongsong era industri 4.0.
"Tujuan kerjasama ini adalah untuk memperkenalkan system ERP kepada tenant-tenant kita di Kawasan industry Jababeka ini. Seperti yang kita ketahui bahwa proses digitalisasi di dunia sudah tidak bisa dihindari. Ke depannya, dalam hal kompetisi, banyak hal yang diperlukan, salah satu solusinya adalah sebuah system ERP yang saat ini ditawarkan oleh RUN System. Kami memilih RUN System, karena RUN System adalah produk Indonesia sehingga mereka dapat memberikan dukungan yang lebih baik karena basisnya semua ada di Indonesia," ucapnya.
Sekedar informasi, PT Jababeka Tbk ialah pengembang kota mandiri terkemuka di Indonesia dan PT Jababeka Infrastruktur merupakan salah satu anak perusahaannya yang memiliki inti bisnis mengembangkan kawasan industri yang didukung dan ditingkatkan dengan infrastruktur dan jasa manajemen kota. Kota Jababeka Cikarang merupakan contoh keberhasilan dari PT Jababeka Infrastruktur dalam mengembangkan kawasan industri.
Dari kerjasama ini, Tjahjadi menyampaikan harapannya bahwa semua tenant di Kawasan tersebut, bahkan untuk UKM sekalipun sudah dapat mengenal ERP dan manfaat yang didapat jika system tersebut diterapkan di perusahaan. Sehingga misi Jababeka untuk membantu semua tenant mencapai industry 4.0 dapat segera terlaksana.
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





