Optimalkan Pengelolaan Keuangan, IFG Gandeng BSI (BRIS) dan Bank Mega (MEGA)
EmitenNews.com -BUMN Holding Asuransi, Penjaminan, dan Investasi Indonesia Financial Group (IFG), terus melakukan berbagai inisiatif untuk penguatan dan optimalisasi keuangan baik di holding maupun di anggota holding. Salah satunya melalui kolaborasi dengan PT Bank Mega Tbk (MEGA) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI terkait penyediaan dan pemanfaatan fasilitas perbankan.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) yang dilaksanakan di dua lokasi terpisah, di Menara Bank Mega dan Kantor Pusat Gedung The Tower BSI. Melalui kerja sama ini Bank Mega dan BSI akan mendukung berbagai kebutuhan layanan perbankan secara optimal yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh ekosistem IFG dan anggota holdingnya.
Direktur Keuangan IFG Heru Handayanto mengatakan, kerjasama tersebut merupakan langkah strategis untuk mengkonsolidasikan seluruh kebutuhan layanan perbankan IFG dan anggota holding. Saat ini, pihaknya memiliki dana kelolaan sekitar Rp86 triliun.
"Kami menyambut baik kerjasama ini yang memungkinkan IFG mendapatkan dukungan jasa perbankan terbaik dan kompetitif, yang berdampak pada pertumbuhan kinerja yang optimal holding dan anggota holding, sehingga dapat memberikan hasil yang terbaik," ujarnya.
Secara umum, kerja sama yang akan terjalin antara IFG dengan Bank Mega meliputi kerja sama pemanfaatan dan kemudahan menggunakan berbagai layanan perbankan yang dimiliki oleh Bank Mega khususnya pada produk-produk investasi, penempatan dana transaksi treasury, pemberian fasilitas kredit serta layanan perbankan lainnya.
Adapun bidang kerja sama yang dijajaki antara IFG dengan BSI meliputi penyediaan produk dan layanan perbankan syariah sesuai dengan prinsip syariah, sinergi, dan pruden untuk mendukung kelangsungan bisnis IFG dan anggota holdingnya.
Direktur Treasury & International Banking Bank Mega (MEGA) Martin Mulwanto menjelaskan, Bank Mega menyambut baik adanya penandatanganan nota kesepahaman ini. "Hal ini menjadi sarana bagi Bank Mega dalam memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara melalui layanan jasa perbankan yang diberikan kepada BUMN ," tegasnya.
Sementara itu Direktur Utama BSI (BRIS) Hery Gunardi menyambut baik kerja sama antara perusahaan dengan IFG yang merupakan BUMN Holding Asuransi, Penjaminan, dan Investasi.Apalagi IFG sebagai holding memiliki banyak anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang usaha.
"Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI tentu tidak bisa sendirian menjadi penggerak roda perekonomian syariah dalam negeri, diperlukan sinergi dan kolaborasi agar perbankan syariah bisa menjadi preferensi utama masyarakat," kata Hery.
Related News
Purbaya: Lewat Batas, Anggaran Tak Terpakai, Kita Tarik atau Hangus!
Jelang Tutup Tahun, DJP Rilis Sudah 11 Juta WP Aktivasi Coretax
Harga Emas Antam Hari ini Tetap di Rp2.501.000 per Gram
Ekonom: Perlu Evaluasi Ulang Kebijakan Sebelum Implementasi B50
Menteri Rosan Ungkap, Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp1.905 Triliun
BI Rate 2025 vs 2024, Bagaimana Arah Kebijakan Bank Indonesia di 2026?





