EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan minor bullish reversal. Penguatan indeks dengan target 6.450-6.470. Secara teknikal, Indeks melampaui target rebound 6.370. 

Bersamaan dengan rebound tersebut, terbentuk pola golden cross oversold area pada indicator stochastic RSI. Pasar masih dalam fase normalisasi pasca-heuristic bias Selasa, 18 Maret 2025 lalu. Sejumlah upaya peningkatan confidence pasar telah dilakukan regulator maupun pemerintah. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan obat berupa buyback tanpa RUPS. Sementara, pemerintah berupaya memulihkan confidence pasar melalui peluang pertemuan Presiden Prabowo dengan investor saham Indonesia. Meski demikian, risiko pullback masih membayangi indeks akhir pekan ini. 

Pasalnya, sentimen eksternal masih membayangi terutama dari risiko suku bunga tinggi. Kepala the Fed, Jerome Powell menyatakan perang tarif berpotensi menghambat laju penurunan inflasi edisi 2025. Kondisi itu, membatasi ruang pemangkasan suku bunga acuan the Fed. 

Sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 21 Maret 2025, indeks akan mengorbit area support 6.270, dan level resistance 6.460. Berdasar data tersebut, Phintraco sekuritas menyodorkan saham laik koleksi yaitu Kalbe (KLBF), Jasa Marga (JSMR), Astra (ASII), Triputra (TAPG), dan Raharja Energi (RATU). (*)