Pakuan (UANG) Bidik Pendapatan Rp378M, Siapkan Strategi Ini
:
0
PT Pakuan Tbk (UANG). Foto: UANG
EmitenNews.com - PT Pakuan Tbk (UANG) membidik pertumbuhan kinerja dua digit di tahun 2026. Perseroan menargetkan pendapatan sekitar Rp378 miliar dan laba bersih Rp78 miliar, atau masing-masing tumbuh sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya.
Berdasarkan keterbukaan informasi (2/7), manajemen UANG juga menargetkan aset meningkat sekitar 26,6 persen menjadi Rp2,28 triliun, disertai perbaikan struktur permodalan dengan rasio debt to equity ratio (DER) di bawah 1,5x.
Manajemen UANG menyebut, target itu didukung prospek industri properti yang mulai membaik. Perseroan mencermati pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 diproyeksikan berada di kisaran 4,9-5,9 persen. Sementara penjualan properti residensial primer telah menunjukkan pemuliah dengna pertumbuhan 7,83 persen secara tahunan pada kuartal IV-2025.
Meski begitu, perseroan mewaspadai sejumlah tantangan, mulai dari penyesuain tarif PPN menjadi 12 persen, volatilitas biaya konstruksi, hingga ketersediaan lahan strategis.
“Maka, arah strategi meliputi penguatan land bank, pengembangan residensial selektif, disiplin biaya & pemulihan margin, produk ber-ESG, serta kajian potensi wellness dan eco-tourism,” tulis manajemen.
Di sisi operasional, perseroan terus melanjutkan pengembangan kawasan Shila at Sawangan melalui penyelesaian beberapa proyek, seperti Cluster The Forest (±4,5 ha), Kaveling South Lake (±12 ha), dan area komersial Marche.
Selain mengoptimalkan proyek eksisting, Perseroan turut memperkuat cadangan lahannya melalui akuisisi 99,99% saham PT Vasanta Daria Development dan 63,03% saham PT Daria Mulia Properti. Langkah tersebut diharapkan menjadi sumber pertumbuhan jangka panjang sekaligus memperluas pengembangan kawasan.
“Kedua akuisisi ini secara langsung memperluas land bank dan pipeline pengembangan Perseroan, dengan dampak proforma meningkatkan total aset menjadi sekitar Rp1,84 triliun,” tutur manajemen.
Related News
2 Tahun Digembok, Saham Gocap BOSS Ungkap Rencana Pemulihan Suspensi
RUIS Tabur Dividen Tunai, Cum Date 7 Juli
BNBR Jadwal Right Issue Jumbo, Sejumlah Investor Strategis Absen
Catat Laba Meningkat, DEWI Fokus Ekspansi dan Tak Bagi Dividen
GPRA Bidik Pertumbuhan Kinerja Hingga 10 Persen
DSSA Eksekusi Transaksi Jumbo, Telisik Tujuan Strategisnya





