EmitenNews.com - Pandawa Putra Investama menurangi tabungan saham Dua Putra Utama (DPUM). Itu dilakukan sang pengendali tersebut dengan mendivestasi 16 juta eksemplar. Transaksi pengurangan saham itu, telah ditahbiskan pada 2 Maret 2026. 

Transaksi penjualan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp220 per lembar. Menyusul skema harga itu, Pandawa mengemas dana taktis sekitar Rp3,52 miliar. Sebagai konsekuensi dari transaksi itu, timbunan saham Dua Putra dalam genggaman Pandawa menciut.

Tepatnya, menjadi 2,87 miliar eksemplar alias setara dengan 68,81 persen. Mengalami dilusi 0,39 persen dari episode sebelum transaksi dengan tabulasi 2,88 miliar saham selevel 69,20 persen. Transaksi saham dengan kepemilikan langsung itu, untuk kepentingan internal.

Akhir pekan lalu, saham Dua Putra terkoreksi 12 poin atau 7,10 persen menjadi Rp157 per lembar. Dan, sepanjang tahun ini, saham Dua Putra telah terpangkas 93 poin alias 37,20 persen dari edisi 9 Februari 2026 di level Rp250 per eksemplar. (*)