Pasar Konsolidasi, Phintraco Jagokan BUKA, BRPT, dan CTRA
Suasana Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibayangi beragam sentimen eksternal. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali menekankan pentingnya pemangkasan suku bunga acuan kepada Kepala the Fed, Jerome Powell.
Masih dari AS, jajak pendapat CNBC menunjukkan economic approval rate terendah sepanjang periode kepemimpinan Presiden AS, Donald Trump 43 persen. Masih isu global, AS berencana menarik diri dari upaya perdamaian Rusia-Ukraina apabila tidak ada perkembangan konkrit dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi itu, diperkirakan mendorong rebound harga gas alam yang sempat turun ke kisaran 3,2 persen pekan lalu. Sementara harga minyak melanjutkan rebound pasca-sanksi baru AS kepada Iran. AS dikabarkan berencana menekan ekspor minyak Iran hingga 0, bersamaan dengan proses perundingan mengenai fasilitas nuklir iran.
Nah, dari dalam negeri, perkembangan sementara proses negosiasi Indonesia dengan AS memperoleh beberapa poin penting. Di antaranya rencana peningkatan impor sejumlah komoditas dari AS, seperti energi dan agrikultur, kolaborasi hilirisasi, relaksasi TKDN, hingga paket deregulasi.
Kondisi tersebut akan dibahas selama 60 hari ke depan, sebelum masa penundaan implementasi reciprocal tariffs berakhir. Menyusul berbagai sentimen itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan fase konsolidasi dalam rentang 6.300-6.550 pekan ini.
Berdasar data dan fakta tersebut, Phintraco Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah berikut. Yaitu, meliputi Bukalapak (BUKA), Elang Mahkota alias Emtek (EMTK), Ciputra Development (CTRA), Saratoga Investama (SRTG), dan Barito Pacific (BRPT). (*)
Related News
Pasar Masuk Fase Distribusi, Mirae Sarankan Cermati Saham Defensif
IHSG Bangkit! Saham Industri dan Konsumer Jadi Motor Penguatan
MAMI Caplok Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Nyaris Rp180T
Menghijau, IHSG Sesi I (1/4) Melejit 1,45 Persen ke 7.150
Harga Referensi CPO Periode April 2026 Naik, HPE Kakao Turun
Meski Harga Tak Naik, Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM





