Pasar Modal Indonesia Dukung Pengolahan Limbah Organik di Magelang
:
0
EmitenNews.com - Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kembali melaksanakan kegiatan corporate social responsibility (CSR) dalam rangkaian Peringatan 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-45 Pasar Modal Indonesia).
Pada kesempatan kali ini, SRO menyalurkan bantuan di bidang lingkungan berupa dukungan untuk pembangunan sarana pengolahan limbah organik yang berbasis pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (2/10).
Bekerja sama dengan Yayasan Benih Baik, SRO memberikan bantuan dalam bentuk program pengolahan limbah organik yaitu pembangunan prasarana budidaya lalat tentara hitam atau black soldier fly (BSF) bertempat di Desa Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tidak jauh dari kawasan Candi Borobudur, yang ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas Nasional.
Program tersebut bertujuan membantu penguraian limbah organic. Limbah tersebut secara berkelanjutan dapat dijadikan pupuk dan pakan ternak sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi komunitas serta masyarakat sekitar.
Saat ini, kondisi tempat pembuangan akhir di wilayah tersebut sudah overload dan tidak cukup untuk menampung sampah, sehingga menimbulkan masalah pencemaran lingkungan. Oleh karena itu dibutuhkan alternatif pengolahan sampah dan limbah organik yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk mendukung kondisi lingkungan dan ekonomi setempat.
Related News
Danantara Investor Potensial BEI, Bidik Wacana Progresif Terhadap PDB
Review MSCI Agustus Masih Freeze Saham RI, Begini Ungkapan BEI
Tahap Awal Demutualisasi BEI Lewat Private Placement, IPO Menyusul?
Dapat Restu RUPSLB, BEI Tetapkan Alex Widi Kristiono sebagai Komisaris
Jelang Review MSCI, BEI Optimistis dengan Reformasi Pasar Modal
Mayoritas Pemegang Saham Setujui Rencana Demutualisasi BEI





