Pasar Modal Indonesia Sukses Mencuri Perhatian Dunia
:
0
Ilustrasi menggunakan AI
EmitenNews.com - IHSG hari ini terkoreksi ke level 7.129,49 atau 3,38 persen setara 249,12 poin saat sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menyambut positif pengumuman Update on Free Float Assessment of Indonesian Securities yang dirilis oleh MSCI Inc. pada 20 April 2026 lalu.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa berbagai manuver strategis yang digarap OJK bersama BEI dan KSEI dalam memperkuat integritas pasar mulai diakui secara internasional.
Pengakuan Dunia atas Reformasi Pasar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa apresiasi dari MSCI ini adalah hasil dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan pasar yang lebih transparan dan kredibel.
"Inisiatif ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melindungi investor sekaligus mendorong pasar modal Indonesia agar mampu bersaing di level global," ujar Hasan.
Ada beberapa poin reformasi krusial yang menjadi sorotan MSCI, di antaranya:
- Transparansi Kepemilikan: Kewajiban lapor kepemilikan saham di atas 1%.
- Klasifikasi Investor: Pendataan jenis investor yang lebih mendetail (granular).
- Aturan Main Baru: Implementasi kerangka kerja High Shareholding Concentration (HSC).
- Likuiditas: Peningkatan standar batas minimum free float.
Menanti Gebrakan Juni 2026 Senada dengan Hasan, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa sinyal positif dari MSCI ini harus dijaga konsistensinya. Koordinasi aktif dengan pelaku pasar global pun terus diperkuat.
Saat ini, MSCI sedang melakukan asesmen lanjutan menggunakan data-data terbaru hasil reformasi tersebut. Hasil akhirnya akan sangat menentukan dalam Index Review MSCI pada Mei 2026 serta Market Accessibility Review pada Juni 2026 mendatang.
Komitmen 8 Rencana Aksi Tidak berhenti di sini, OJK tengah memacu 8 Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia. Fokus utamanya mencakup:
- Peningkatan transparansi dan penguatan likuiditas.
- Penegakan hukum dan tata kelola yang lebih tegas.
- Pendalaman pasar modal secara menyeluruh.
Dengan tren positif ini, OJK optimis pasar modal Indonesia berada di jalur yang tepat (on the right track) untuk menjadi pasar yang lebih dalam, likuid, dan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Related News
Sambut Bulan Literasi Kripto 2026, Upbit Perkuat Edukasi Via Roadshow
IHSG Rontok 3 Persen Diseret Seluruh Sektor, Net Sell Asing Rp1,93T!
28 Persen Kemasan Industri Mamin Kini Berbasis Kertas
Demi AI, Meta Tega PHK 8.000 Karyawan
Lima Hari Susuri Zona Merah, IHSG Pagi Dibuka Sideways
Harga Minyak Ogah Turun, IHSG Alami Aksi Jual Lanjutan





