Pasar Pantau Perkembangan Rusia-Ukraina, IHSG Diperkirakan di Kisaran 7.075-7.100
:
0
EmitenNews.com - IHSG pada perdagangan Rabu 30 Maret 2022 kemarin ditutup menguat 0,59% pada level 7053.
Penguatran IHSG tidak lepas dari saham sektor teknologi yang membukukan kenaikan terbesar. Sedangkan saham sektor energi mencatatkan koreksi terbesar. Investor asing net buy Rp504,95 miliar, termasuk transaksi di pasar negosiasi atas saham MBAP dengan net sell investor asing sebesar Rp430,77 miliar.
Pada perdagangan hari ini Waterfront Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 7.000-6.970 dan resistance 7.075-7.100. Saham yang direkomendasikan adalah TLKM, BBYB, EMTK, SCMA, JPFA, CPIN, INDF, dan ICBP.
Semalam indeks di bursa Wall Street ditutup melemah setelah beberapa hari mengalami kenaikan. "Pasar memonitor perkembangan konflik Ukraina dan pasar obligasi," kata analis Waterfront, Ratna Lim.
Harga minyak mentah berbalik menguat didorong oleh turunnya cadangan minyak AS serta potensi adanya penjatahan gas di Jerman karena terbatasnya pasokan gas akibat konflik dengan Rusia.
Saham sektor energi menguat karena kenaikan harga minyak mentah. Sedangkan beberapa saham peritel melemah karena laporan keuangan yang mengecewakan. Saham sektor teknologi melemah karena kenaikan harga minyak akan memicu inflasi lebih tinggi yang akan mendorong The Fed lebih agresif dalam menaikkan suku bunga.
Namun harga emas menguat akibat pelemahan dollar AS. Data ADP Employment bulan Maret mencatat penyerapan tenaga kerja sektor swasta sebanyak 455 ribu, sedikit di atas estimasi yang sebanyak 450 ribu.(fj)
Related News
IHSG Susut 2,42 Persen, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp12.382 Triliun
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua





