Pefindo Ungkap Rencana Baru Grup Bakrie (BUMI)
:
0
Ilustrasi: Tambang batu bara milik BUMI
EmitenNews.com - PEFINDO memberikan peringkat idA+ untuk rencana Obligasi Berkelanjutan I yang akan diterbitkan oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai maksimal Rp5 triliun.
PEFINDO dalam rilisnya yang dikutip Sabtu (5/) menyebutkan Perusahaan berencana untuk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan | Tahap | senilai maksimal Rp350 miliar yang akan digunakan untuk membiayai sebagian akuisisi Wolfram Limited.
Pada saat yang bersamaan, PEFINDO menegaskan peringkat idA+ dengan prospek stabil untuk BUMI. Peringkat tersebut mencerminkan posisi bisnis BUMI yang kuat serta cadangan dan sumber daya tambang yang memadai.
Peringkat dibatasi oleh posisi biaya tunai (cash cost) yang moderat, risiko atas pengembangan proyek baru, serta paparan terhadap harga komoditas yang berfluktuasi dan risiko lingkungan.
Peringkat dapat dinaikkan apabila BUMI dapat menurunkan posisi cash cost yang akan meningkatkan marjin keuntungan Perusahaan dan memperkuat manajemen operasinya.
Peringkat juga dapat dinaikkan apabila BUMI sukses mendiversifikasi bisnis dan memperoleh pendapatan yang signifikan dari sumber usaha selain batubara termal dengan tetap mempertahankan level produksi batubara saat ini.
"Kami dapat menurunkan peringkat apabila Perusahaan memperoleh pinjaman yang signifikan dibandingkan proyeksi tanpa dikompensasi dengan penambahan pendapatan dan EBITDA yang akan memperburuk profil keuangan Perusahaan" tulis Pefindo.
Penurunan pendapatan atau EBITDA yang diakibatkan oleh turunnya harga atau volume penjualan batubara juga dapat memberikan tekanan pada peringkat BUMI.
BUMI mengoperasikan tambang batubara dan emas melalui anak usahanya, PT Arutmin Indonesia dan PT Bumi Resources Minerals Tbk.
Perusahaan juga memiliki saham mayoritas sebesar 51% atas PT Kaltim Prima Coal (KPC), salah satu tambang batubara terbesar di Indonesia.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





