Pembiayaan Subur, BFI Finance (BFIN) Raup Laba Bersih Naik 28,5 Persen Menjadi Rp508,8 M
Guna mengamankan kebutuhan modal kerja selama tahun ini, BFI Finance telah melakukan penandatanganan perjanjian kredit dengan beberapa bank terkemuka di tanah air. Selain itu Perusahaan kembali menerbitkan obligasi sebagai salah satu sumber pendanaan setelah sempat vakum di tahun lalu. Hal ini juga didukung oleh peningkatan pemeringkatan obligasi Perusahaan yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch), dari ‘A+(idn)’ menjadi ‘AA-(idn)’ Outlook Stabil.
“Sepanjang tahun 2023, BFI Finance telah menerbitkan obligasi berkelanjutan sebanyak dua kali dengan nilai emisi sebesar Rp2,7 triliun karena derasnya likuiditas perbankan dalam negeri setelah sempat absen di tahun sebelumnya. Obligasi tersebut masing-masing PUB V tahap III sebesar Rp1,1 triliun dan PUB V tahap IV sebesar Rp1,6 triliun. Hal ini membantu mengamankan posisi likuiditas Perusahaan,” lanjut Sudjono.
Di usianya yang ke-41 tahun, BFI Finance terus berkomitmen untuk senantiasa berkontribusi aktif menjalankan beragam kegiatan sosial kemasyarakatan, antara lain pemeriksaan kesehatan gratis untuk para pedagang pasar di kota Indramayu, literasi keuangan untuk pelaku usaha pariwisata di kota Belitung, serta aksi peduli di bulan Ramadan dengan pembagian takjil di beragam wilayah dan paket sembako untuk masyarakat di area Jabodetabek.
Related News
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
RMKE Tutup 2025 dengan Kinerja SolidÂ





