Pemegang Saham Utama Siap Eksekusi Rights Issue PEGE
:
0
Pengurus Panca Global kala memperkenalkan aplikasi terbaru besutan perseroan. Foto: Dok EmitenNews.
EmitenNews.com - Pemegang saham utama PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) menyatakan kesiapannya mengeksekusi rights issue atau rencana penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II). Hal itu terungkap dalam prospektus PEGE dalam keterbukaan informasi (7/7).
Emiten holding investasi itu, berencana membidik dana segar hingga Rp94,44 miliar dari aksi rights issue. Di mana PEGE akan menawarkan sebanyak-banyaknya 944.472.352 saham baru atas nama dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Jumlah ini setara dengan 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah PMHMETD II.
Dalam prospektus juga dijelaskan, bahwa etiap pemegang 3 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 8 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 HMETD. Setiap 1 HMETD tersebut memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru dengan Harga Pelaksanaan Rp100,- per saham.
Secara bersamaan, PEGE juga menerbitkan maksimal 944.472.352 Waran Seri II secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham yang mengeksekusi haknya. Waran Seri II ini memiliki harga pelaksanaan sebesar Rp145,- per saham yang dapat ditebus mulai 14 Januari 2027 hingga 14 Juli 2031.
Pemegang saham utama di atas 5 persen menyatakan komitmen untuk mengeksekusi hak tersebut, kendati tak ada pembeli siaga alias standby buyer.
Trisno Limanto misalnya, selaku pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 18,94 persen, berkomitmen melaksanakan seluruh haknya sebanyak 178.908.340 HMETD.
Lalu, RR Capital Group Pte Ltd yang juga pemegang saham utama dengan porsi kepemilikan 42,41 persen, akan menyerap seluruh haknya sebanyak 400.575.533 HMETD.
Terakhir, PT Mandiri Terang Harapan dengan kepemilikan 9,07 persen juga menyatakan akan mengeksekusi HMETD sebanyak 29.963.908.
Perseroan juga mengingatkan bagi pemegang saham yang tidak mengeksekusi hak dalam rights issue berpotensi mengalami dilusi kepemilikan saham maksimal 25 persen.
Related News
Dongkrak MKBD, PEGE Eksekusi Right Issue Rp94,45 Miliar
BACH Resmi Melantai, Saham Langsug Gapai ARA 24,43 Persen di Rp550
IPO EMMI, Sahamnya Melejit Sentuh ARA
Bank Shinhan Fasilitasi NICE Rp100 Miliar, Bunga Menarik
PNSE Lego Aset Rp89,82 Miliar, Simak Tujuannya
DOSS Gandeng Gramedia Sajikan Creative Retail Corner





