Pemerintah Selasa Depan Kembali Lelang Sukuk, Targetnya Rp8 Triliun
:
0
Pemerintah pada hari Selasa, 8 Oktober 2024 mendatang akan kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara
EmitenNews.com - Pemerintah pada hari Selasa, 8 Oktober 2024 mendatang akan kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2024. Ada 7 seri SBSN yang akan dilelang, terdiri dari seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk).
Ketujuh seri SBSN tersebut adalah :
1. SPNS 01042025 (reopening) tanggal jatuh tempo 1 April 2025
2. SPNS 07072025 (new issuance) tanggal jatuh tempo 7 Juli 2025
3. PBS032 (reopening) tanggal jatuh tempo 15 Juli 2026
4. PBS030 (reopening) tanggal jatuh tempo 15 Juli 2028
5. PBS004 (reopening) tanggal jatuh tempo 15 Februari 2037
6. PBS039 (reopening) tanggal jatuh tempo 15 Juli 2041, dan
7. PBS038 (reopening) tanggal jatuh tempo 15 Desember 2049
SBSN seri SPN-S akan diterbitkan menggunakan akad Ijarah Sale and Lease Back dengan mendasarkan pada fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) nomor 72/DSN-MUI/VI/2008. Sedangkan SBSN seri PBS menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased dengan mendasarkan pada fatwa DSN-MUI nomor 76/DSN-MUI/VI/2010.
Dalam siaran pers Direktorat Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan Republik Indonesia disebutkan bahwa target indikatif dari lelang ketujuh seri sukuk tersebut adalah sebesar Rp8 triliun dan tanggal setelment pada 10 Oktober 2024.
Alokasi Pembelian Non-kompetitif untuk seri SPNS 02022025 dan SPNS 07072025 sebesar 75% dari jumlah yang dimenangkan, sedangkan seri yang lain 30% dari jumlah yang dimenangkan.(*)
Related News
BTN Raih Penghargaan Top Company in Banking Transformation 2026
Akhiri Juni IHSG Rontok Lagi, Market Cap di Bawah 10 Ribu Triliun
Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
Merah Total, IHSG Kembali Terpuruk 2,42 Persen ke 5.679
Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Nama-Namanya
Baru Buka, IHSG Tetiba Anjlok 1,26 Persen ke 5.747





