Penawaran Umum Hari Ini, Cipta Perdana (PART) Patok Rp105 per Lembar

pekerja di pabrik pembuatan suku cadang milik PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART)
EmitenNews.com - PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) mulai melaksanakan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) sebanyak 680 juta saham pada tanggal 1 hingga 3 Juli 2024 dengan mematok harga perdana Rp105 per lembar.
Dalam prospektus e-ipo Cipta Perdana Lancar, Perusahaan ini bergerak di bidang manufaktur komponen suku cadang otomotif, elektronik, dan sanitas tersebut jumlah saham yang ditawarkan mencapai 25% dari saham disetor setelah IPO. Dari aksi korporasi ini, PART meraup dana sebesar Rp71,4 miliar.
PT MNC Sekuritas (EP) bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi.
Bersamaan dengan IPO, Perseroan juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak 680 juta lembar atau 33,33% dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Setiap waran memberikan hak untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp105, sehingga dana yang diperoleh maksimal dari waran ini adalah Rp74,8 miliar.
Dana hasil IPO akan digunakan untuk berbagai keperluan strategis. Sekitar 54,39% dari dana tersebut akan dialokasikan untuk belanja modal dalam rangka ekspansi bisnis Perseroan.
Sisa dana akan digunakan sebagai modal kerja, yang mencakup pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari. Investasi dalam belanja modal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi operasional Perseroan, serta memperkuat posisi pasar PART di industri manufaktur komponen.
Proses penjatahan saham PART dan distribusi saham secara elektronik akan dilakukan pada 3 dan 4 Juli 2024. Saham PART akan resmi dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 5 Juli 2024.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG