EmitenNews.com - PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) membukukan pendapatan usaha Rp132,17 miliar pada semester I 2026, meningkat 5,19 persen dari Rp125,65 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, AMAN kembali mencatatkan laba bersih Rp29,22 miliar, meski menurun 27,96 persen dari sebelumnya Rp40,56 miliar.

Hal ini dikarenakan terdapat peningkatan atas sejumlah beban, yang mempengaruhi perolehan laba di semester I 2026. Alhasil, laba per saham turun Rp7,90 per saham dari sebelumnya Rp10,70.

Meski begitu, dari data cashflow, AMAN membukukan kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi sebesar RP40,81 miliar melonjak 315,99 persen dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp9,81 miliar. Hal ini ditopang penerimaan dari pelanggan yang meningkat 60,85 persen Rp157,94 miliar dari sebelumnya Rp98,19 miliar.

Di samping itu, kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi tercatat melandai 93,20 persen dari Rp107,35 miliar menjadi Rp7,30 miliar. Namun, dari sisi kas aktivitas pendanaan, tercatat defisit Rp24,02 miliar dari sebelumnya positif Rp106,99 miliar.

Jika melihat rinciannya, AMAN tercatat melakukan pembayaran pinjaman bank hingga Rp27,14 miliar serta sejumlah pembayaran lainnya yang memicu angka tersebut.

Hingga akhir semester I 2026, kas dan setara kas akhir tahun AMAN tercatat Rp34,63 miliar.

Sementara dari sisi neraca, jumlah aset AMAN terpantau naik menjadi Rp1,50 triliun di semester I 2026 dari sebelumnya Rp1,47 triliun pada akhir tahun 2025. Liabilitas menurun dari Rp652,69 miliar menjadi Rp647,23 miliar. Sedangkan ekuitas tercatat naik menjdai Rp855,97 miliar dari Rp825,35 miliar.

Pada perdagangan Rabu (29/7) saham AMAN ditutup menguat 0,78 persen atau naik 2 poin ke level Rp260.