Pendapatan Melejit 250 Persen, BRMS Maret 2024 Defisit USD781 Juta
:
0
Lokasi tambang milik Bumi Resources Minerals. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bumi Resources Minerals (BRMS) per 31 Maret 2024 membukukan laba bersih USD3,58 juta. Melejit 68 persen dari edisi sama tahun lalu hanya USD2,12 juta. Dengan demikian, laba per 1.000 saham dasar dan dilusian naik tipis menjadi USD0,03 dari periode sebelumnya USD0,01.
Pendapatan USD20,32 juta, meroket 250 persen dari posisi sama tahun lalu USD5,80 juta. Beban pokok pendapatan USD11,42 juta, bengkak 428 persen dari sebelumnya USD2,16 juta. Laba kotor terakumulasi senilai USD8,90 juta, melejit 145 persen dari fase sama tahun lalu USD3,63 juta.
Beban usaha USD3,90 juta, bengkak 101 persen dari posisi sama tahun lalu USD1,94 juta. Laba usaha USD4,99 juta, meroket 195 persen dari periode sama tahun lalu USD1,69 juta. Penghasilan bunga USD25,92 ribu, meningkat dari USD10,91 ribu. Beban bunga dan keuangan USD260,71 ribu, bengkak dari USD2,14 ribu.
Laba bersih selisih kurs USD442,36 ribu, melangit 2.079 persen dari edisi sama tahun lalu USD20,30 ribu. Lain-lain bersih USD4,62 ribu dari nihil. Penghasilan lain-lain USD212,20 ribu, melesat dari USD29,07 ribu. Laba sebelum pajak penghasilan USD5,20 juta, menanjak dari USD1,71 juta. Beban pajak penghasilan USD1,45 juta, bengkak dari surplus USD402,76 ribu.
Laba bersih periode berjalan USD3,75 juta, melesat dari USD2,12 juta. Ekuitas bersih USD973,10 juta, naik tipis dari akhir 2023 senilai USD969,35 juta. Defisit USD781,26 juta, susut dari akhir tahun lalu USD784,85 juta. Total liabilitas USD153,32 juta, bengkak dari USD135,51 juta. Total aset USD1,12 miliar, naik dari akhir 2023 sebesar USD1,10 miliar. (*)
Related News
Hibah Lahan Meikarta ke Negara Bukan Rp6 Triliun, Segini Angkanya
WTON Catat Lonjakan Skor ESG 71, Tarik Atensi S&P Global
Pendapatan 2025 Melonjak 317 Persen, KOTA Bidik Kinerja Kian Progresif
INDF Bagi Dividen Rp290 per Saham, Fokus Jaga Pangsa Pasar dan Profit
PPRE Lepas 100 Persen Saham Lancarjaya Rp1,6T dan Tunjuk Dirkeu Baru
Emiten Tommy Soeharto (GTSI) Beberkan Ekspansi Aset Kapal Danaputri 1





