Pengendali SOLA Borong Saham, Kini Dekati 4 Persen Totalnya
:
0
Pengurus Xolare Energy usai pelaksanaan RUPS Tahunan tahun buku 2025 di Jakarta, Senin, 15 Juni 2026. Foto: SOLA
EmitenNews.com - Direktur sekaligus pengendali PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA), Mochamad Bhadaiwi menambah porsi sahamnya di perseroan. Sebelumnya ia telah mengantongi 3,83 persen saham SOLA, dan kini porsinya bertambah menjadi 3,84 persen.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham, Mochamad Bhadaiwi melakukan aksi beli sebanyak 358.400 lembar saham biasa pada tanggal 14 Juli 2026.
Transaksi pembelian tersebut dilakukan pada harga pelaksanaan Rp102 per lembar saham, dengan nilai uang yang digelontorkan sekitar Rp36,55 juta. Adapun tujuan dari transaksi ini dinyatakan murni untuk kepentingan investasi dengan status kepemilikan langsung.
Dengan adanya transaksi ini, total kepemilikan saham Mochamad Bhadaiwi di PT Xolare RCR Energy Tbk meningkat dari sebelumnya 125.788.900 lembar saham 3,83 persen menjadi 126.147.300 lembar saham 3,84 persen.
Selain Bhadaiwi, sejumlah direksi dan komisaris juga turut mengantongi saham SOLA. Hal ini terungkap dalam laporan bulan registrasi pemegang efek perseroan yang diunggah 8 Juli 2026 lalu.
Di antaranya, Imam Buchairi (direksi) yang mengantongi 68.412.500 saham atau setara 2,08 persen, Elvis Subiantoro (direksi) dan Winardi Sani (komisaris) masing-masing dengan porsi 500.000 lembar saham atau setara 0,02 persen. Sedangkan Achmad Alwi (komisaris) menggenggam 316.900 saham SOLA atau setara 0,01 persen.
Sementara itu, pemegang saham SOLA di atas 5 persen tercatat ada tiga entitas perusahaan. Yaitu, PT Energi Hijau dengan memiliki 1.900.000.000 saham atau setara 57,91 persen, PT Asha Raharja dengan jumlah 260.208.250 lembar saham atau setara 7,93 persen, dan PT Xolabit Terminal dengan mengantongi 307.870.750 saham atau setara 9,381 persen.
Adapun saham yang beredar di publik alias free float tercatat sebesar 17,8 persen, cenderung tidak berubah dari bulan sebelumnya.
Pada perdagangan intraday Senin (20/7), saham SOLA terpantau menguat 1,89 persen atau naik 2 poin ke level Rp108.
Related News
Aset Jumbo, Laba BOBA Semester I Melejit 31,7 Persen
Borong Jutaan Lembar, YULE Kuasai 7,24 Persen Saham MTLA
Bakrie & Brother (BNBR) Buka Suara Soal Proyek PSEL Danantara
Anak Usaha WIFI, Lunasi Obligasi, dan Sukuk Ijarah Rp1,53 Triliun
Paruh Pertama, Laba dan Pendapatan ARNA Kompak Melonjak
MLPT Stock Split 1:25 Hari Ini, Harga Teoritis Rp1.040





