Penipuan Pinjol Ilegal Meningkat Jelang Natal dan Tahun Baru, OJK Imbau Masyarakat Waspada
:
0
Otoritas Jasa Keuangan. dok. OJK.
EmitenNews.com - Otoritas Jasa Keuangan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada akan banyaknya penipuan keuangan yang diperkirakan meningkat saat Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. OJK memprediksi adanya peningkatan aktivitas keuangan ilegal semasa liburan tersebut, khususnya pinjaman online (pinjol) ilegal.
"Biasanya masuk hari libur itu kan banyak waktu senggang, banyak waktu yang biasa kita nggak perhatikan, jadi memperhatikan. Jadi bisa ke-click (link) itu penipuannya. Lalu banyak kantor bank juga tutup, jadi kalau mau verifikasi susah. Jadi ini modus-modus penipuan lebih masif di masa liburan," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, di Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Salah satu aktivitas ilegal yang juga perlu diberi perhatian khusus yakni pinjol ilegal. OJK memproyeksikan adanya peningkatan aktivitas pinjol ilegal mengingat kebutuhan masyarakat cenderung meningkat semasa liburan akhir tahun.
Menurut Friderica Widyasari Dewi, biasanya, saat menghadapi Nataru, di masyarakat itu banyak yang melakukan pinjol ilegal untuk membiayai aktivitas ilegal.
“Kalau Nataru itu kebutuhan meningkat. Biasanya masyarakat ambil yang simple aja, mau izin atau tak berizin. Tetapi, masyarakat harus perhatikan risikonya," katanya. ***
Related News
Bisnis Layanan GUCD Perta Arun Gas Diminati Kapal LNG Global
Emas Dunia Turun Ke USD4.261, Antam Melorot Rp16.000 per Gram
Yield Obligasi AS Sentuh Level 2007, Pasar Antisipasi Suku Bunga Fed
Dolar Perkasa di 101,1, Tekan Rupiah dan Pasar Asia
Nikkei Melesat 500 Poin Ditopang Saham AI dan Dividen
AS-Iran Tegang, Fed Hawkish, Harga Emas ke Level Terendah 7 Minggu





