EmitenNews.com - Black Diamond (COAL) per 31 Maret 2026 tekor Rp8,23 miliar. Drop 253,83 persen dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi laba Rp5,35 miliar. Menyusul hasil itu, rugi per saham dasar menjadi Rp1,32 dari periode sebelumnya surplus Rp0,86.

Penjualan nihil dari posisi sama tahun lalu Rp126,52 miliar. Beban pokok penjualan nihil dari edisi sama tahun lalu bengkk Rp106,77 miliar. Laba kotor juga menjadi nihil dari fase sama tahun lalu sejumlah Rp19,74 miliar. Beban umum dan administrasi Rp4,83 miliar, bengkak dari Rp8,2 miliar.

Pendapatan keuangan Rp5,63 juta, melorot dari sebelumnya Rp72,06 juta. Beban keuangan Rp2,86 miliar, susut dari Rp3,72 miliar. Rugi atas selisih kurs Rp595,29 miliar, menyusut dari Rp966,72 miliar. Beban lain-lain nihil dari Rp75 juta. Rugi bersih Rp8,29 miliar, bengkak dari laba Rp5,39 miliar.

Jumlah ekuitas Rp357,86 miliar, turun dari episode akhir 2025 senilai Rp366,15 miliar. Total liabilitas terkumpul Rp466,93 miliar, mengalami lonjakan dari akhir tahun sebelumnya Rp436,86 miliar. Jumlah aset Rp824,79 miliar, mengalami lompatan dari akhir tahun lalu Rp803,02 miliar. (*)