EmitenNews.com - PP Properti (PPRO) sepanjang semester I 2026 boncos Rp201,71 miliar. Bengkak 527,53 persen dari periode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi laba Rp47,18 miliar. Oleh sebab itu, rugi per saham dasar menjadi Rp3,42 dari sebelumnya surplus Rp0,80.

Pendapatan usaha Rp171,18 miliar, melesat 20,34 persen dari sebelumnya Rp142,24 miliar. Beban pokok penjualan Rp163,94 miliar, bengkak dari posisi sama 2025 senilai Rp139,78 miliar. Laba kotor terkumpul Rp7,24 miliar, mengalami peningkatan 195,51 persen dari periode sama tahun lalu Rp2,45 miliar.

Beban usaha Rp28,94 miliar, bertambah dari Rp27,1 miliar. Beban keuangan Rp72,78 miliar, susut dari Rp104,82 miliar. Beban cadangan kerugian penurunan nilai Rp1,16 miliar dari minus Rp5,62 miliar. Beban lain-lain Rp106,22 miliar, drop dari Rp176,37 miliar. Bagian laba entitas asosiasi dan ventura bersama Rp2,1 miliar, anjlok dari Rp2,62 miliar.

Rugi bersih tahun berjalan Rp206,73 miliar, drop dari laba Rp39,7 miliar. Jumlah ekuitas Rp5,93 triliun, turun dari akhir 2025 senilai Rp6,14 triliun. Defisit Rp7,97 triliun, bertambah dari Rp7,76 triliun. Total liabilitas Rp4,59 triliun, bengkak dari Rp4,52 triliun. Jumlah aset Rp10,52 triliun, turun dari akhir tahun lalu Rp10,66 triliun. (*)