EmitenNews.com - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) melabeli Energi Mega Persada (ENRG) dengan peringkat A+. Peringkat tersebut juga berlaku untuk obligasi berkelanjutan I emiten Grup Bakrie tersebut. Prospek peringkat perusahaan stabil.

Peringkat tersebut mencerminkan aset ENRG terdiversifikasi, proporsi pendapatan berulang tinggi dari gas dan cadangan relatif besar, dan profil keuangan kuat. Peringkat dibatasi posisi perusahaan moderat, transaksi tinggi pihak berelasi, risiko inheren sektor berbasis komoditas, dan paparan terhadap risiko transisi energi.

Peringkat dapat dinaikkan apabila ENRG mampu secara signifikan memperkuat posisi bisnis di industri melalui ekspansi usaha, dengan tetap mempertahankan profil keuangan kuat, dan meningkatkan akses pendanaan eksternal dengan biaya lebih kompetitif. Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan dengan catatan.

Yaitu, apabila perseroan lebih agresif dalam membiayai kegiatan usaha sehingga menyebabkan utang lebih tinggi dari proyeksi tanpa diimbangi kinerja bisnis lebih kuat. Peringkat juga dapat berada di bawah tekanan apabila harga komoditas turun jauh di bawah ekspektasi yang berpotensi menekan pendapatan, dan profitabilitas perusahaan.

ENRG bergerak bidang eksplorasi, dan produksi minyak dan gas dengan kegiatan utama di Indonesia. Akhir Juni 2026, pemegang saham ENRG Shima Global 17,55 persen, Trimegah Sekuritas 11,8 persen, CGS International 7,53 persen, Maybank Sekuritas 7,22 persen, publik 55,91 persen. Pemegang saham pengendali terakhir Bakrie Kalila Investment. (*)