EmitenNews.com - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) meraih laba bersih Rp565,69 miliar, meningkat tajam dibandingkan laba bersih tahun 2024 sebesar Rp19,88 miliar. Perbaikan signifikan itu diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di bilangan Jakarta Selatan pada Kamis (30/4/2026. Rapat dihadiri oleh mayoritas pemegang saham Perseroan serta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi. 

Dalam rilisnya, Selasa (5/5/2026), manajemen BNC menyebutkan dalam RUPST ini, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku 2025, termasuk pengesahan laporan kinerja keuangan Perseroan serta Laporan Pengawasan Dewan Komisaris. 

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan kinerja yang menunjukkan perbaikan signifikan, tercermin dari laba bersih sebesar Rp565,69 miliar, meningkat tajam dibandingkan laba bersih tahun 2024 sebesar Rp19,88 miliar. 

Pemegang saham juga menyetujui penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2025 yang seluruhnya dibukukan sebagai laba ditahan. Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. 

Lalu, sejalan dengan dinamika industri perbankan yang semakin terdigitalisasi dan kompleks, serta dalam rangka memperkuat struktur organisasi guna mendukung pengembangan bisnis dan operasional Perseroan, RUPST juga menyetujui perubahan susunan Direksi Perseroan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan Perseroan berjalan secara lebih terintegrasi, efektif, serta selaras dengan arah strategi jangka panjang Perseroan. 

Sementara itu, pemegang saham memutuskan untuk mengangkat Adrian Wibisono Soewardjo dan Indra Aditya Sanjaya sebagai Direktur Perseroan, yang berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adrian merupakan bankir kawakan dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri perbankan, termasuk di bank dengan layanan digital– khususnya di bidang operasional perbankan.

Sedangkan Indra merupakan praktisi di bidang manajemen risiko dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri keuangan. Sedangkan Aditya Wahyu Windarwo dan Ricko Irwanto yang menjabat sejak tahun 2021, telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Direktur Perseroan. 

Selain itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali Inkawan D. Jusi sebagai Komisaris Utama Independen PT Bank Neo Commerce Tbk. 

Terkait penyelenggaraan RUPS Tahunan ini, Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Eri Budiono, menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kepercayaan dan dukungan para pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan terhadap Bank Neo Commerce. 

Pencapaian kinerja pada tahun 2025 mencerminkan hasil dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental bisnis, menjaga kualitas pertumbuhan, serta meningkatkan efisiensi operasional.