Perjuangan Menuju Skema Single Salary ASN, Ini Tekad Bulat Kepala BKN
:
0
Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakrulloh, single salary, gaji tunggal, ASN,
EmitenNews.com - Mulia betul tekad Zudan Arif Fakrulloh. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) itu, berjanji terus memperjuangkan penerapan skema gaji tunggal bagi aparatur sipil negara (ASN). Single salary system itu menjadi sangat penting untuk memastikan kesejahteraan para ASN hingga pensiun, termasuk kelompok PPPK maupun PNS.
"Ini terkait standarisasi kesejahteraan ASN. BKN terus memperjuangkan, kalau bisa menuju single salary system," ucap Zudan saat rapat kerja dengan Komite I DPD, Jakarta, dikutip Selasa (7/7/2026).
Single salary menjadi salah satu sistem yang mendukung kesejahteraan ASN karena pendapatan ASN tidak lagi ditopang banyak tunjangan, melainkan seluruhnya disatukan dalam gaji pokok. Dengan begitu, saat masa pensiun tiba, para ASN tak akan lagi mengalami penurunan pendapatan yang membuat mereka selama ini menderita.
"Sekarang itu kan gaji pokok, banyak tunjangan, sehingga ketika pensiun turun drastis, sehingga banyak ASN yang lebih menderita dan lebih ingin tidak pensiun-pensiun. Mereka ingin ke fungsional," paparnya.
Zudan berkeyakinan, ketika ASN menjadi lebih makmur dengan skema gaji yang mensejahterakan hingga usia pensiun, pelayanan publik akan menjadi makin baik karena mereka bekerja lebih fokus. "Kalau ASN sejahtera pasti akan bekerja lebih fokus, lebih tinggi kinerjanya, dan tidak berebut ke jabatan struktural."
Wacana penerapan single salary bagi ASN masih terus menggantung. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan mengaku belum tahu mengenai wacana penerapan implementasi gaji tunggal itu. Dia pun berjanji akan mempelajari wacana tersebut.
"Saya belum tahu, saya pelajari lagi nanti," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widiyantini menuturkan jajarannya juga masih menunggu rampungnya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu penting untuk melanjutkan rencana implementasi sistem gaji tunggal ini.
Satu hal yang penting diketahui, konsep single salary ke depan menitikberatkan kepada total reward. Jadi, bukan sekedar menyatukan seluruh tunjangan dalam gaji ASN.
"Konsepnya, penghargaan kepada ASN itu bukan hanya dari materi, tetapi dari sistem kerja. Kemudian dari apresiasi terhadap kinerja, suasana kantor, sistem karir, gitu. Jadi kita menggunakannya itu total reward kepada ASN," kata Rini Widiyantini kepada pers, di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (11/12/2025). ***
Related News
Perbaiki Coretax Lagi, Tekad Purbaya Tekan Shortfall Pajak 2026
Batam Menuju Gerbang Maritim dan Investasi Global. Ini Arahan Presiden
Harga Emas Antam Turun ke Rp2,64 Juta, Tertekan Penguatan Dolar AS
Dolar AS Menguat di Atas 101, Pasar Finansial RI Waspada
Nikkei 225 Turun ke 67.700, Saham Semikonduktor Global Lesu
Ekspor Korsel & Jepang Meroket, Indonesia Harus Antisipasi





