Perkuat Ekosistem, Kemenkop Bentuk Pos Pengaduan Koperasi Bermasalah
:
0
Menteri Koperasi Budi Ari (dua kiri) menyerahkan hadiah kepada pemenang sayembara logo baru Kemenkop. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Kementerian Koperasi (Kemenkop) membentuk Pos Pengaduan problem koperasi seluruh indonesia. Itu dilakukan untuk memperkuat ekosistem perkoperasian nasional. Pos Pengaduan itu, sekaligus tindaklanjut dari pembentukan Satgas Revitalisasi Koperasi Bermasalah.
Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menjelaskan, pembentukan Pos Pengaduan itu, sebagai perpanjangan tangan, dan pengembangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). “Pos Pengaduan itu terintegrasi dengan Satgas dalam mediasi, audiensi, dan pengawasan preventif terhadap permasalahan koperasi. Baik binaan pusat maupun koperasi di daerah-daerah," tegas Budi.
Beberapa fasilitas juga telah tersedia sebagai sarana pendukung, sehingga masyarakat bisa lebih nyaman dalam menyampaikan keluhan. ”Pengaduan dapat disampaikan secara offline, dan online melalui berbagai saluran seperti call center, email, telepon, WhatsApp, dan situs web," ucap Budi.
Bagi Budi, Pos Pengaduan itu salah satu bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menciptakan interaksi lebih baik antara pemerintah, dan masyarakat. Nah, untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, seluruh pengaduan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur berlaku. ”Harapannya dapat menciptakan suasana lebih baik, dan nyaman bagi masyarakat dalam berinteraksi dengan pemerintah," ulas Budi.
Budi mengajak masyarakat tidak ragu menyampaikan pengaduan, saran, atau masukan konstruktif untuk perbaikan layanan. ”Kami berharap dapat mendekatkan layanan publik kepada masyarakat, memastikan suara masyarakat didengar, dan mempermudah proses penyelesaian setiap permasalahan warga," ucap Budi. (*)
Related News
Lunasi Obligasi 7 September, Bank SulutGo Alokasikan Dana Rp750 Miliar
APBN 2027 Target Pertumbuhan 6%, Asumsi Rupiah Rp17.500/USD
Di Sidang MPR, Prabowo akan Usut Direksi BUMN 32 Tahun ke Belakang
Di Sidang MPR Presiden Ungkap Keberhasilan Swasembada 8 Komoditas
Emas Antam Turun Rp36 Ribu Terimbas Profit Taking Global
Nikkei Tembus 69.400, Saham Jepang Melejit Ikuti Wall Street





